Forgot Password Register

DPR Pertanyakan Alasan Menkominfo Blokir Tik Tok

Anggota Komisi I DPR, Meutya Hafidz (Foto: Pantau.com / Bagaskara Isdiansyah) Anggota Komisi I DPR, Meutya Hafidz (Foto: Pantau.com / Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Komisi I DPR RI mengaku belum mengetahui dan menerima keputusan resmi Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara yang telah memblokir aplikasi jejaring sosial bernama Tik Tok.

"Jujur belum tahu Tik Tok ini karena memang belum di konsultasikan ke DPR khsusnya Komisi I," ujar Anggota Komisi I DPR, Meutya Hafidz di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Sebelumnya muncul petisi dari masyarakat untuk menutup atau memblokir aplikasi Tik Tok yang disampaikan ke Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara.

Meutya menuturkan, ia ingin tahu alasan Rudiantara memblokir. Ia mengingatkan bahwa penutupan atau blokir terhadap aplikasi yang digunakan publik tidak boleh berdasarkan asumsi dan dugaan-dugaan bahwa itu akan berakibat buruk.

Baca juga: Dianggap Meresahkan, Muncul Petisi Blokir Aplikasi Tik Tok untuk Rudiantara

Pemerintah, kata politisi Golkar ini, perlu memastikan pemblokiran itu sudah memenuhi syarat yaitu apakah dalam aplikasi itu memuat yang namanya unsur suku ras dan agama (SARA) atau pelanggaran yang melanggar aturan yang berlaku.

"Enggak boleh di sosmed itu kan pertama SARA, kemudian pencemaran nama baik, ada juga unsur pelanggaran asusila di situ. Kalau memang ada muatan ini, nah itu pemerintah bisa masuk untuk memblokir," jelasnya.

Sekedar informasi, Menkominfo Rudiantara resmi menutup aplikasi Tik Tok. Dia mengambil kebijakan tersebut berdasarkan pantauan dan laporan bahwa banyak konten negatif dan berdampak buruk bagi publik khususnya anak-anak di bawah umur.

"Banyak kontennya yang negatif, terutama bagi anak-anak. Ada yang tidak senonoh, tidak mendidik, pokoknya tidak pantas untuk anak-anak," ujar Rudiantara, Selasa, 3 Juli 2018. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More