Pantau Flash
Resmi! Jokowi-Ma'ruf Jadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024
Marquez Juara GP Jepang, Honda Raih Gelar Konstruktor MotoGP 2019
Presiden Jokowi Janji Umumkan Nama Menteri Kabinetnya Besok
Jelang Pelantikan Presiden, Bus Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute
TNI-Polri Kerahkan Armada Udara Pantau Situasi Pelantikan Presiden

E-commerce Hingga e-Toll Dongkrak Uang Elektronik Sampai 262,2 Persen

E-commerce Hingga e-Toll Dongkrak Uang Elektronik Sampai 262,2 Persen Gerbang Tol (Foto: Jasa Marga)

Pantau.com - Bank Indonesia mencatat penggunaan Uang Elektronik (Uang Elektronik) terus mengalami peningkatan. Gubernur BI, Perry Warjiyo mencatat transaksi uang elektronik meningkat 262,2 persen dibandingkan periode yang sama dengan tahun lalu.

"Transaksi UE terus tumbuh secara signifikan mencapai 262,6 persen (yoy)," ujarnya di Gedung BI, Jl. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).

Perry mengatakan, salah satu penyebabnya yakni adanya penguatan preferensi masyarakat dalam bertransaksi menggunakan teknologi finansial, e-commerce dan uang elektronik di sektor transportasi.

Baca juga: Naik Parah Hingga Rp8.000, Emas Dipatok Rp705.000 per Gram

"Kinerja positif uang elektronik danperbankan digital menarik dengan memperkuatnya preferensi masyarakat dalam bertransaksi menggunakan platform teknologi finansial (tekfin), e-commerce, dan uang elektronik pada sektor transportasi," paparnya.

Sementara, transaksi melalui media daring atau online sejak bulan lalu juga mengalami kenaikkan mencapai 34,5 persen dibandingkan periode yang sama dengan tahun sebelumnya.

"Transaksi daring (online) melalui perbankan digital membukukan pertumbuhan yang sedikit meningkat dibandingkan bulan lalu, mencapai 34,5 persen (yoy)," katanya.

Baca juga: Pertanyaan Netizen di Akun Twitter Garuda Ini Buat Pembaca Ngakak

Pihaknya mengaku akan terus meningkatkan sistem pembayaran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Bank Indonesia akan terus berkontribusi positif pada percepatan transformasi ekonomi keuangan Indonesia digital; mendorong peningkatan program elektronifikasi, khusus untuk penyaluran bantuan sosial (Bansos), integrasi moda transportasi, dan transaksi Pemda," katanya. 

"Sebagai upaya peningkatan efisiensi dan peningkatan kapasitas ekonomi; serta mendorong transformasi UMKM ke arah aplikasi pembayaran, keuangan dan perdagangan digital," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: