Forgot Password Register

Headlines

Eks Bos Lippo Group Langsung Ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur

Eks Bos Lippo Group Langsung Ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur Eddy Sindoro usai diperiksa KPK (Foto:Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung melakukan penahanan kepada mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro. Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Eddy ditahan di rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur. 

"Ditahan di Rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur selama 20 hari pertama," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018). 

Baca juga: Usai Diperiksa 5 Jam, Eks Bos Lippo Group Mengaku Siap Jalani Proses Hukum

Eddy merupakan tersangka dugaan suap Panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution. Ia telah menjadi tersangka KPK sejak November 2016 lalu. Namun sejak berstatus tersangka, Eddy melarikan diri ke berbagai negara. Hingga akhirnya menyerahkan diri ke KPK pagi tadi. 

Eddy tiba di Gedung KPK pukul 15.30 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan selama lima jam. Usai diperiksa, Eddy mengaku siap menjalani segala proses hukum. 

"Saya sudah tiba di sini dan siap untuk menjalani proses hukum yang ada di sini," kata Sindoro. 

Dalam kasusnya, Eddy diduga telah menyuap mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution. Suap diberikan melalui orang kepercayaan Eddy, Doddy Ariyanto Supeno sebesar Rp100 juta pada April 2015. Terhadap Edy Nasution dan Doddy Ariyanto, keduanya telah menjalani proses persidangan dan berkekuatan hukum tetap. 

Baca juga: Ada Peran Mantan Ketua KPK di Balik Penyerahan Diri Eddy Sindoro

Berdasarkan fakta di persidangan disebut ada pengeluaran uang sejumlah Rp1,5 miliar dari PT Paramount Enterprise, anak perusahaan Lippo. Uang itu dimaksudkan untuk mengakomodasi permintaan revisi redaksional jawaban dari PN Jakarta Pusat untuk menolak pengajuan eksekusi lanjutan Raad Van Justice Nomor 232/1937 tanggal 12 Juli 1940.

Selanjutnya, Edy Nasution terbukti menerima USD50 ribu dan Rp50 juta untuk pengurusan pengajuan peninjauan kembali PT Acros Asia Limiterd (AAL) dari Eddy. Padahal batas waktu pengajuan PK sudah habis.

Dalam perkembangannya, KPK menetapkan pengusaha Eddy Sindoro sebagai tersangka karena diduga memberikan suap kepada Edy Nasution agar peninjauan kembali yang dia ajukan diterima.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More