Pantau Flash
Catat! Ini Janji Menko Luhut Soal Solusi Masalah Sawit Indonesia
Menlu Iran: AS Tak Bisa Bikin Teluk Persia Kacau
Dari 20 Nama 4 Anggota Polri Lolos Profile Assessment Jadi Capim KPK
Dirut Jasa Marga Dukung Pemindahan Ibu Kota: Tol di Kalimantan Sudah Ada
Kapolsek Sukajadi Diperiksa karena Diduga Kirim Miras ke Mahasiswa Papua

Eks Direktur Krakatau Steel Wisnu Kuncoro Segera Hadapi Sidang

Eks Direktur Krakatau Steel Wisnu Kuncoro Segera Hadapi Sidang Mantan Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero) Wisnu Kuncoro (Foto: Antara/Rivan Awal Linggaa)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan proses penyidikan ke tahap penuntutan terhadap dua tersangka kasus suap terkait pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel.

Dua tersangka itu, yakni Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro (WNU) dan Alexander Muskitta (AMU) seorang wiraswasta. Keduanya merupakan pihak penerima dalam kasus tersebut.

Baca juga: Tersandung KPK, PT Krakatau Steel Langsung Menonaktifkan Wisnu Kuncoro

"Penyidikan untuk dua orang tersangka dalam kasus suap terkait pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel (Persero) telah selesai. Penyidik menyerahkan berkas dan tersangka ke penuntut umum dan kemudian penuntut umum pada KPK akan menyusun dakwaan untuk diajukan ke persidangan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Adapun rencana sidang terhadap dua tersangka tersebut akan dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Sampai saat ini, kata Febri, telah dilakukan pemeriksaan terhadap sekitar 43 saksi untuk dua tersangka tersebut dengan unsur General Manager Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel, General Manager Procurement PT Krakatau Steel, GM Rolling Mill PT Krakatau Steel.

Baca juga: Begini Kronologi Penangkapan Direktur Krakatau Steel oleh KPK

Selanjutnya, Manager dan pegawai PT Krakatau Steel (Persero), Assistant to President Director PT Grand Kartech, pegawai PT Grand Kartech, pegawai PT Tjokro Bersaudara, Direktur PT Fajar Mitra Hutama, karyawan swasta, dan wiraswasta.

Sedangkan untuk pihak pemberi, yaitu Kenneth Sutarja seorang pengusaha PT Grand Kartech dan Kurniawan Eddy Tjokro berprofesi karyawan swasta saat ini dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Nasional

Berita Terkait: