Forgot Password Register

Eks Narapidana Koruptor Tetap Bisa Nyaleg, Asal....

Eks Narapidana Koruptor Tetap Bisa Nyaleg, Asal.... DPR rapat PKPU Larangan eks koruptor nyaleg (Foto: Pantau.com / Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - PKPU larangan eks koruptor nyaleg memang menjadi polemik. Mengatasi permasalahan tersebut, DPR menggelar rapat bersama KPU, Bawaslu, Mendagri dan MenkumHAM di Gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. 

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan jika seluruh masyarakat dapat mendaftarakan diri sebagai calon legislatif, namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. 

"Kami sepakat memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk mendaftar menjadi calon legislatif di semua tingkatan melalui parpol nya masing-masing, di mana nanti sambil menunggu proses verifikasi," ucap Bamsoet seusai rapat konsultasi digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

"Pihak bersangkutan juga dipersilakan untuk menggunakan haknya atau gugatan kepada MA atau uji materi atau JR kepada MA agar peraturan yang ada dalam PKPU itu bisa kemudian diluruskan oleh MA," sambungnya.

Baca juga: MenkumHAM Teken PKPU Eks Koruptor Dilarang Nyaleg

Bamsoet menuturkan, sambil menunggu tahapan verifikasi nantinya bagi eks narapidana baik itu koruptor maupun narkoba dan lain-lain, kalau ada yang masih keberatan soal PKPU itu bisa menggugatnya ke MK.

"Gugatan menyangkut mantan terpidana 3 kejahatan itu kemudian ditolak oleh MA, kalau diterima maka KPU akan meneruskan proses verifikasi nya menjadi daftar calon tetap tapi kalau ditolak KPU akan mencoret dan mengembalikannya ke parpol yang bersangkutan," tegasnya.

Untuk itu, Politisi Golkar itu pun berharap, hasil rapat ini bisa menurunkan tensi politik yang sempat meninggi ketika PKPU larangan eks napi nyaleg menjadi polemik.

"Mudah-mudahan ini bisa menurunkan tensi politik yang makin menghangat dalam beberapa hari ini perdebatan boleh tidaknya mantan napi bisa mendaftar," pungkasnya.

"Tadi kita sudah mendapat kebijaksanaan yang luar biasa dari KPU dan juga Bawaslu tanpa melanggar aturan yang sudah diundangkan tanpa melanggar PKPU. Mereka para pihak diberi kesempatan untuk mendaftar sambil diverifikasi dan sambil menunggu hasil keputusan MA," tutupnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More