Forgot Password Register

Empat Pelaku Tewas, Tapi Kantong Jenazah Lima? Ini Kata Polisi

Empat Pelaku Tewas, Tapi Kantong Jenazah Lima? Ini Kata Polisi Bom di Mapolrestabes Surabaya (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Dari peristiwa ledakan di Polrestabes Surabaya Senin pagi (14/5/2018), diketahui terdapat empat pelaku yang tewas di tempat. Namun saat ke RS Bhayangkara, jumlah kantong mayat yang tiba justru berjumlah lima.

Ditemui di kantornya, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera membenarkan bahwa kantong jenazah yang dibawa dari Polrestabes Surabaya memang berjumlah lima. Meski begitu ia memastikan, korban tewas dari peristiwa itu hanya empat orang.

"Kelima kantung berisi empat jenazah. Karena (tubuh pelaku) terhambur dan pecah dikumpulkan jadi lima kantung," kata Barung.

Baca juga: Polisi: Korban Tewas Akibat Bom di Tiga Gereja Capai 18 Orang

Sementara itu, terhadap empat polisi yang terluka parah masih dirawat di RS Bhayangkara, Frans menepis kabar jika salah satu polisi tersebut tewas. 

"Ada empat anggota, satu luka berat. Bahwa sudah ada informasi itu meninggal dunia, saya akan lakukan pengecekan," katanya.

Baca juga: Polri: Teror Surabaya adalah Balas Dendam Pengikut Aman Abdurrahman

Ledakan terjadi tepat di depan pintu masuk Polrestabes Surabaya pada sekitar pukul 08.30 WIB. Pelaku menggunakan dua motor dengan pengendara pertama juga memboncengi anak perempuan berusia delapan tahun yang duduk di depan.

Meski sempat terpental dari motor saat bom itu meledak, bocah perempuan yang merupakan anak pelaku teror itu masih bisa diselamatkan dan masih dalam perawatan di RS Bhayangkara sampai saat ini.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More