Pantau Flash
Selamat Tinggal.... Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki Stop Operasi
Ketua MPR: UU Buatan DPR dan Pemerintah Banyak yang Salahi UUD 1945
Bom Bunuh Diri Terjadi di Ibu Kota Afghanistan, 63 Orang Tewas
Pratu Sirwandi, Prajurit TNI Korban Penembakan KKSB di Papua Gugur
Prabowo: Rencana Pemindahan Ibu Kota Sudah Digodok Gerindra Sejak 2014

Enzo Taruna Akmil Keturunan Perancis Kena Isu Radikal, Ini Sikap Mabes TNI

Enzo Taruna Akmil Keturunan Perancis Kena Isu Radikal, Ini Sikap Mabes TNI Enzo saat berbincang dengan panglima TNI. (Foto: Dok. TNI AD)

Pantau.com - Taruna Akademi Militer (Akmil) keturunan Perancis, Enzo Zenz Allie kembali menjadi viral di media sosial setelah isu miring menerpanya lantaran dirinya diduga terpapar radikalisme atau Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Markas Besar TNI tak akan menelan mentah-mentah isu itu dan akan mendalaminya terlebih dahulu.

"Kita dalami kasus ini. Jadi aparat teritorial, seperti kodam dan intelijen TNI di daerah akan diturunkan untuk mendalami masalah ini," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Sisriadi, di Jakarta, Rabu malam (7/8/2019).

Baca juga: Video Viral Taruna Akmil Keturunan Perancis Ingin Jadi Kopassus

Sebelumnya, kabar bahwa Enzo terafiliasi dengan ideologi radikal itu menyebar berupa foto-foto di media sosial. Enzo disebut memiliki paham HTI karena sering menggunakan foto dengan latar bendera HTI.

"Kalau benar-benar dia memang ada ideologi selain Pancasila, ya mudah saja tinggal dikeluarkan, tapi kalau tidak kan, enggak usah. Sayang, kalau tidak terbukti dan ternyata berprestasi dikeluarkan begitu saja. Jadi, kita tidak buru-buru memutuskan bahwa yang bersangkutan terpapar radikalisme. Kita akan dalami secara menyeluruh, termasuk keluarga terdekatnya (orangtuanya dan kakak serta adiknya)," jelasnya.

Mabes TNI memastikan tiap taruna Akmil telah melalui seleksi ketat. Standar operasional prosedur (SOP) seleksi turut menelusuri ideologi yang dianut para calon taruna.

Menurut dia, pemeriksaan terhadap paham-paham radikalisme ini terus dilakukan oleh TNI, namun tidak hanya Enzo, melainkan seluruh peserta didik di TNI.

"Tidak hanya Enzo. Teman Enzo juga kita lakukan penelusuran," katanya.

Baca juga: Infografis Enzo Allie, Keturunan Perancis Lulus Akmil Kini Disebut HTI

Pemeriksaan itu, kata Sisriadi, dilakukan secara simultan untuk menghindari kemunculan paham kiri maupun kanan di luar ideologi Pancasila dalam diri peserta didik.

"Sistem yang ada di kami dalam perekrutan itu penelusuran ideologi itu terus dilakukan tidak hanya satu orang, tapi seluruh peserta didik," tuturnya.

"Terus ditelusuri selama mereka mengikuti pendidikan," ucapnya.

Sebelumnya, nama Enzo viral setelah videonya yang sedang berkomunikasi dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggunakan bahasa Prancis tersebar di media sosial.

Kemampuan Enzo berbicara dalam empat bahasa menarik perhatian Hadi.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: