Forgot Password Register

Fahri Hamzah Berharap MK Kabulkan Gugatan Uji Materi Presidential Threshold

Fahri Hamzah (Foto: Antara/Aprilio Akbar) Fahri Hamzah (Foto: Antara/Aprilio Akbar)

Pantau.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berharap Mahkamah Konstitusi (MK) dapat mengabulkan gugatan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold.

Untuk diketahui Pasal 222 UU 7/2017 mengatur bahwa partai politik atau gabungan parpol harus memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional pada Pemilu 2014 lalu untuk bisa mengusung pasangan capres dan cawapres.

"Saya berdoa mudah-mudahan nol persen, supaya kandidatnya banyak," ujar Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Baca juga: Sekjen Partai Pengusung Jokowi Gelar Pertemuan Pekan Depan

Fahri menyebut bangsa sebesar Indonesia tak akan kehabisan tokoh untuk menjadi pemimpin. Sehingga, kata Fahri, tidak tepat kalau kemudian terbatasi oleh satu aturan.

"Wah lucu-lucu nanti kita lihat banyak kandidat kita. Ada mantan gubernur, ada mantan anggota DPR, ada pimpinan parpol. Jadi banyak kan bagus," tuturnya.

Baca juga: Bamsoet Persilakan DPR Ajukan Hak Angket Tolak PKPU Eks Koruptor Dilarang Nyaleg

Fahri menambahkan, semakin banyak calon presiden tentu akan menghadirkan pertarungan yang semakin seru. Untuk itu ia mendukung nol persen untuk ambang batas pencalonan presiden.

"Berantem dulu di putaran pertama, nah nanti putaran kedua baru berantem dua orang. Kan asyik nontonnya itu," pungkasnya.

Untuk diketahui saat ini ambang batas pencalonan presiden menjadi polemik, beberapa akedmisi semisal Rocky Gerung hingga mantan Ketua KPU Haddar Gumay ramai-ramai menggugat masalah ini ke Mahkamah Konstitusi.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More