Pantau Flash
Kalahkan Chelsea di Stamford Bridge, Liverpool Kokoh di Puncak Klasmen
Hasil Balap F1 GP Singapura: Vettel Juara, Hamilton Tak Dapat Podium
Marc Marquez Juara GP Aragon, Gelar Keenam Semakin Dekat
Kalahkan Hendra/Ahsan, Kevin/Marcus Juara China Open 2019
Kalah dari Momota, Ginting Gagal Pertahankan Gelar China Open

Ferdinand PD: Saya Menyatakan Berhenti Mendukung Prabowo-Sandi

Headline
Ferdinand PD: Saya Menyatakan Berhenti Mendukung Prabowo-Sandi Ketua Tim Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen (Foto:Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Keputusan mengejutkan diambil oleh Ketua Divisi Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Ferdinand menyatakan berhenti mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

Keputusan tersebut diambil oleh Ferdinand setelah dirinya mencuit dalam akun twitternya bahwa ia merasa jengkel lantaran ulah netizen yang ia sebut sebagai buzzer setan gundul telah membully istri presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono.

Baca juga: Soal Peluang Demokrat Gabung KIK, Ferdinand: Tergantung Pak Jokowi

"Pagi ini, sy menemukan bullyan yg sgt tdk berperi kemanusiaan dr buzzer setan gundul yg mengolok Ibunda Ani yg sedang sakit. Sikap itu sangat BRUTAL. Atas perilaku brutal buzzer setan gundul itu, saya FERDINAND HUTAHAEAN, saat ini menyatakan BERHENTI MENDUKUNG PRABOWO SANDI," cuit Ferdinand dalam akun twitternya, Minggu (19/5/2019).


Melihat hal tersebut, Ferdinand pun mengakui bahwa dirinya telah resmi menyatakan tidak akan lagi mendukung pasangan calon nomor urut 02 tersebut. Hal tersebut ia nyatakan saat dikonfirmasi.

"Ya betul. Ya saya akan berhenti dukung karena pendukung 02 tidak mengenal perikemanusiaan," ujar Ferdinand saat dihubungi, Minggu (19/5/2019).

Ketika ditanya apakah sikapnya tersebut sudah disampaikan secara resmi ke kepengurusan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand mengaku belum menyampaikan secara resmi.

Ferdinand juga mengatakan, bahwa sikap menyatakan berhentinya tersebut hanya sebatas keputusannya pribadi semata dan bukan mewakili partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Baca juga: Kivlan Zen Sebut SBY Licik, Demokrat Lempar Bola Panas

"Itukan pernyataan saya pribadi, saya kan tidak menyebut Demokrat. Saya menyebut diri saya," tandasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: