Forgot Password Register

Final Four Proliga 2019: Palembang Bank Sumsel Babel Tundukkan Surabaya Bhayangkara Samator

Final Four Proliga 2019: Palembang Bank Sumsel Babel Tundukkan Surabaya Bhayangkara Samator Palembang Bank SumselBabel berhasil bekuk juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator 3-1. (Foto: Pantau.com/Willa Wildayanti)

Pantau.com - Palembang Bank SumselBabel berhasil bekuk juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator 3-1 (25-18, 25-22, 23-25, 25-21) dalam laga putaran pertama final four Proliga 2019 yang digelar di GOR Joyoboyo Kediri, Jawa Timur. Kemenangan ini pun membalas kekalahan Bank SumselBabel dari dua pertemuan sebelumnya.

Palembang Bank SumselBabel memiliki catatan jelek dengan 2-0 tanpa balas pada putaran sebelumnya. Meski begitu tak membuat Bagus Wahyu Ardinto dkk tidak bermain lepas, justru mereka bermain lebih percaya diri dan akhirnya mampu memimpin lebih dulu dengan mengambil set pertama 25-18. Memasuki set kedua, permainan sengit diperlihatkan kedua tim, meski begitu, dari awal Bank SumselBabel tidak membiarkan Samator berkembang sama sekali, sehingga mereka bisa unggul 13-8.

Bhayangkara Samator berusaha mengejar ketertinggalan dan menekan lawan, namun hal itu tidak dibiarkan oleh anak asuh Pascal Wilmar, sehingga mereka bisa mengamankan set kedua dengan 25-22. Tidak ingin membiarkan lawan berkembang diset ketiga, Bank SumselBabel langsung menyerang, namun Randy Tamamilang dkk mampu mencuri set ketiga dengan 25-23.

GOR yang dipenuhi dengan 7000 penonton dari kapasitas 8000 itu pun langsung mendukung dan meneriaki tim andalan Jawa Timur tersebut. Tak ingin mengecewakan penonton, Bhayangkara Samator berhasil memimpin 14-10, tapi Bank SumselBabel tak ingin mengulangi kesalahan yang sama sehingga mampu mengakhiri pertandingan dengan 25-21.

Baca juga: Final Four Proliga 2019: Tim Putri Jakarta BNI 46 Tekuk Bank BJB Pakuan 3-0

“Kita mungkin memang sedikit dibawa kelas dari tim-tim lain tapi kita tetap bermain dengan fokus. Kalau masalah pendukung kita memang sudah perkirakan, ini kan main di Jawa Timur pasti banyak pendukung, tapi anak-anak sudah saya tutup semua telinganya sehingga biar tetap fokus. Tapi memang itu yang kita bangun selama ini (mental),” ujar Manager Bank SumselBabel Welsar Lubis.

“Otomatis ada tekanan itu, kita main di Jawa Timur, tentu semua orang mendukung Samator, tapi akhirnya kita bermain bagus, walaupun memang tadi sempat keteteran di set keempat, bahkan tadi sempat mau melepasnya, tapi saya melihat semangat anak-anak luar biasa. Kalau dilihat sih memang cukup aman, tapi sebisa mungkin kita ingin mengamankan. Jadi kalau bisa besok kita ingin mengambil kemenangan lawan Pertamina,” tambah Pelatih Bank SumselBabel Pascal Wilmar.

Sementara Pelatih Surabaya Bhayangkara Samator Ibarsjah Djanu Tjahyono sendiri mengaku jika masalah utama timnya adalah masalah bola pertama, sehingga irama permainan menghilang, sehingga mereka harus menerima kekalahan itu.

“Saya lihat tadi memang pemain lokal lebih semangat ya, jadi di set ketiga saya formasikan pemain lokal, dan kalau saya lihat spiritnya bagus, akhirnya pun bisa memimpin set ketiga. Tapi set keempat yang dari awal memimpin tapi karena ingin cepat menyelesaikan, akhirnya tidak bisa membunuh lawan dan permainan pun jadi kebaca sama lawan,” kata Ibarsjah.

“Kemarin memang habis bertanding pasti ada capeknya, tapi semua pasti merasakan hal yang sama, tapi apapun kondisi fisik kita harus tetap berjuang. Keunggulan Bank SumselBabel memang tdi bermain rapi sehingga kita banyak melakukan kesalahan. Yang pasti buat besok kita harus lebih semangat, kekalahan dua kali ini harapannya bisa lebih baik lagi kedepannya, seperti sebelumnya kita kalah dua kali setelah itu kita lebih fight,” tuntasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More