Forgot Password Register

FPI Siap Pertaruhkan Nyawa untuk Palestina

Aksi Massa Bela Palestina (Foto: Pantau.com / Dini Afrianti Efendi) Aksi Massa Bela Palestina (Foto: Pantau.com / Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Ja'far Shodiq, mengatakan penjajahan di Palestina khususnya di Masjidil Aqsa harus dihapuskan, dan pihaknya menentang keras rencana Amerika Serikat memindahkan Kedutaan Besarnya ke Yerusalem.

"Penjajahan harus dihapuskan, kalau pemerintah tidak mau ikut serta maka serahkan kepada umat Islam Indonesia," kata Ja'far dalam orasinya dalam aksi "Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis", di Monas, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Dia mengatakan, kedatangan ribuan orang di Monas dalam acara tersebut menunjukkan kepada Presiden AS, Donald Trump, bahwa umat Islam Indonesia siap mempertaruhkan nyawanya untuk pembebasan Baitul Maqdis.

Ja'far juga meminta kepada umat Islam untuk siap "menyerbu" Kedubes AS di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi mereka tersebut.

"Kami siap mengorbankan diri dan jiwa untuk Al Aqsa," ujarnya.

Baca juga: Ketika Nama Habib Rizieq Terdengar Lantang di Aksi 115, Ada Apa?

Seperti diketahui, pada 6 Desember 2017 lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemindahan Kedutaan Besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem dan mengakuinya Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Padahal selama ini Yerusalem merupakan Ibu Kota Palestina.

Keputusan pemerintah AS itu menuai reaksi dan kecaman dari sejumlah negara termasuk Indonesia.

Yerusalem adalah kota suci bagi tiga agama besar, yaitu Kristiani, Islam, dan Yahudi. Di kota itu terdapat situs-situs suci bagi ketiga agama tersebut, antara lain Tembok Ratapan (Yahudi), Gereja Makam Kudus (Kristen), dan Masjid Al-Aqsa (Islam).

Share :
Komentar :

Terkait

Read More