Forgot Password Register

Fraksi Partai Golkar Tolak Pembentukan Pansus Pemilu 2019

Fraksi Partai Golkar Tolak Pembentukan Pansus Pemilu 2019 Fraksi Partai Golkar saat jumpa pers menolak pembentukan Pansus Pemilu. (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Fraksi Partai Golkar DPR RI secara tegas menolak dibentuknya Panitia Khusus atau Pansus Pemilu 2019 karena proses Pemilu di setiap tahapan dinilainya telah berjalan dengan baik.

"Fraksi Partai Golkar DPR RI menolak dibentuknya Pansus Pemilu oleh DPR RI jadi Menurut kami tadi proses di setiap tingkatan sudah berjalan dengan baik sudah sesuai semua secara prosedur dan mekanisme sesuai dengan aturan, UU nomor 7 Tahun 2017," ujar Sekretaris Fraksi Golkar di DPR RI Adies Kadir, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

"Apabila dirasa masih ada masalah yang belum selesai, terkait Pemilu, Silahkan mengajukan perselisihan hasil Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK)," lanjutnya.

Dia menilai setiap masalah yang muncul telah diselesaikan secara tuntas sesuai prosedur, mekanisme dan aturan yang berlaku dalam UU nomor 7 tahun 2017 Tentang Pemilu dan PKPU serta Peraturan Bawaslu.

Baca juga: PKS Usul Pembentukan Pansus Pemilu dalam Paripurna DPR

Adies mengatakan secara umum, Fraksi Golkar memandang Pemilu Serentak sudah berjalan dengan baik dan partisipasi pemilih meningkat dibandingkan pemilu sebelumnya, yaitu mencapai 80 persen di atas target yang ditetapkan.

"Apresiasi terhadap keberhasilan pelaksanaan pemilu ini pun datang dari dalam dan luar negeri, sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia berhasil melaksanakan Pemilu serentak terbesar di dunia," ujarnya.

Adies mengatakan, memang setiap pemilu tidak ada yang berjalan sempurna. Menurutnya, memang masih ada ditemukan beberapa kekurangan, akan tetapi menurutnya semua masih bisa diatasi oleh KPU dan Bawaslu.

"Masih ada juga kekurangan penerapan undang-undang bisa ditutupi dengan PKPU dan Bawaslu, sampai saat ini semua berjalan dengan lancar," ungkapnya.

Baca juga: Bamsoet Nilai Pembentukan Pansus Pemilu Terlalu Prematur

Namun Adies mengatakan, Fraksi Golkar tidak menutup mata terhadap yang terjadi dalam pelaksanaan Pemilu 2019, termasuk banyaknya penyelenggara Pemilu dari jajaran KPU dan Bawaslu yang wafat saat menjalankan tugasnya.

Karena itu dia berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya 469 orang anggota KPPS dan 92 orang pengawas Pemilu di berbagai tingkatan di seluruh Indonesia sebagai pahlawan demokrasi.

Sebelumnya diberitakan, Fraksi PKS DPR RI mengusulkan pembentukan Pantia Khusus (Pansus) Pemilu, untuk menyelidiki terkait penyelenggaraan Pemilu 2019 yang dinilai banyak permasalahan.

"Fraksi PKS memandang perlu adanya Hak Angket DPR RI yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Pansus Penyelenggaraan Pemilu 2019," kata anggota FPKS Ledia Hanifa dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2019.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More