Pantau Flash
Tottenham Tunjuk Mourinho Gantikan Pochettino
Dishub Jaktim Berlakukan OTT Mobil dan Motor yang Masuk Jalur Sepeda
10 Anak di Bawah Umur Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Hebat di Australia
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Meksiko
Harga Minyak Tersungkur di Tengah Kekhawatiran Global Semakin Meningkat

Gagal Revans, Tommy Sugiarto Tersisih di Turnamen Terakhirnya Tahun Ini

Gagal Revans, Tommy Sugiarto Tersisih di Turnamen Terakhirnya Tahun Ini Tommy Sugiarto (Dok. PBSI)

Pantau.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto tersingkir pada babak pertama turnamen Fuzhou China Open 2019.

Ia gagal revans dari Sai Praneeth (India) dengan skor 21-15, 12-21, 10-21 dalam laga yang digelar di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China, Rabu (6/11/2019). Sebelumnya Tommy kalah di Jepang Open 2019.

Dengan hasil ini, Indonesia belum menempatkan satu pun pemain tunggal putra pada babak kedua Fuzho China Open 2019 setelah Anthony Sinisuka Ginting juga kalah pada Selasa kemarin. Anthony Sinisuka Ginting harus angkat koper lebih awal setelah dikalahkan Ng Ka Long Angus (Hong Kong), dengan skor 18-21, 9-21. Sementara untuk Jonatan Christie akan bertanding hari ini Rabu (6/11/2019) dengan melawan Shesar Hiren Rhustavito di babak pertama.

Baca Juga: Hafiz/Gloria Keluhkan Stamina Usai Tersingkir dari Fuzhou China Open 2019

Tampil cukup baik di gim pertama, performa Tommy justru menurun di game kedua. Ia banyak melakukan kesalahan sendiri yang membuat Praneeth begitu mudah mengumpulkan poin demi poin.

“Di game pertama saya main lebih safe dan nggak banyak mati sendiri. Beda dengan di game kedua dan ketiga. Saya merasa kurang fokus dan pertahanan saya kurang rapat. Saya malah banyak membuka peluang bagi Sai,” ujar Tommy seperti yang dikutip dari Badminton Indonesia, Rabu (6/11/2019).

“Saya tidak bisa menerapkan permainan seperti di game pertama. Saat tertinggal di game kedua pun saya terbawa irama permainan lawan,” tambahnya.

Bukan hanya itu, Tommy sendiri mengaku bahwa memang permainanya selama ini masih turun naik, bahkan saat bermain melawan pemain non unggulan ia masih kesulitan mengatasinya. Namun ia mengatakan memang berbeda saat bermain sebagai profesional dan sebagai pemain pelatnas.

“Performa saya masih naik-turun karena latihan saya memang nggak seintensif dulu di pelatnas. Memang ini tantangannya menjadi pemain profesional,” tuturnya.

Baca Juga: Sempat Alami Kesulitan, Praveen/Melati Akhirnya Kalahkan Pasangan Jepang

Sementara itu, turnamen Fuzhou China Open 2019 akan menjadi turnamen terakhir Tommy di tahun ini. Tommy tidak akan ambil bagian di turnamen Hong Kong Open 2019 yang akan dilangsungkan pekan depan. 

“Dari awal memang plan-nya nggak ikut ke Hong Kong Open, setelah ini saya akan langsung pulang ke Jakarta, rehat sebentar dan menyusun rencana turnamen untuk tahun depan,” tuntasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL
Category
Olahraga

Berita Terkait: