Forgot Password Register

Gara-gara Pengunjung Tak Taat, Pendapatan Petani Australia Terancam

Gara-gara Pengunjung Tak Taat, Pendapatan Petani Australia Terancam Biji mangga dihancurkan oleh kumbang (Foto: DAFWA)

Pantau.com - Pejabat karantina Australia memperingatkan para pengunjung yang tidak mentaati peraturan bisa membuat industri pertanian Australia Barat yang bernilai AU$ 8 miliar berisiko.

Hampir setiap tahunnya pihak berwenang mendeteksi hingga berton-ton produk organik yang berpotensi merusak pertanian Australia Barat (WA) dan telah disita di perbatasan.

Tahun 2018 misalnya, Departemen Industri Primer Australia Barat menghentikan hampir 20 ton produk selundupan, tang diantaranya mengandung hama serius.

Petugas karantina Malcolm Harbour, yang bertanggung jawab memastikan semua yang berisiko terhadap biosekuriti dihancurkan mengatakan para penjahat terbesar adalah pengunjung yang baru pertama kali ke Australia sehingga tidak mengetahui aturan ketat biosekutiti di Australia Barat.

"Mereka yang sudah cukup sering ke Australia Barat sepertinya sedikit paham soal karantina di WA," katanya seperti dilansir ABC.

Baca juga: Banyak Dijual Pemilik, Properti Donald Trump Sedang Alami Krisis?

"Sementara mereka yang baru pertama kali, tidak mengerti apa saja yang dilarang," tambahnya.

Di tahun 2018, petugas menyita sekitar 17.500 kilogram produk dan 1.500 kilogram madu dari 46.000 kendaraan. Kentang dan madu adalah barang yang paling sering disita.

Kumbang yang menyerang tanaman mangga dan ngengat menjadi dua ancaman serius yang berpotensi menyebabkan kerusakan luas bagi para petani di Australia Barat, dan pernah terdeteksi di titik pemeriksaan Kununurra, yang terletak dekat perbatasan Australia Barat dan Kawasan Australia Utara.

Malcolm mengatakan beberapa pengunjung mengabaikan peringatan, meski ada risiko mendapat denda yang besar dan tindakan hukum.

"Dibandingkan tahun lalu, semua angkanya naik," kata Harbor.

Sejauh ini di tahun 2019, sekitar 1.600 kilogram produk telah disita dari 9.000 kendaraan.

Baca juga: Pinjaman Online Ini Klaim Gerai Pulsa akan Tetap Eksis, Yakin?

Risiko Miliaran Dolar


Wilayah karantina di perbatasan WA. (ABC Kimberley: Sam Tomlin)

Petugas karantina, yang berusaha melindungi ekonomi negara dari pertanian senilai AU$ 8 miliar, selalu khawatir dengan masuknya hama penyakit ke Australia Barat.

"Membawa hama dan penyakit ke Australia Barat akan mempengaruhi pertanian dan pada akhirnya mempengaruhi ekonomi kita," kata Malcolm.

"Pertanian WA cukup bersih dan hijau sehingga kami ingin memastikannya terlindungi," tegasnya.

Baca juga: Tiba di Chili, Smartphone China dengan Teknologi Tinggi Dijual Murah

Buah dan sayuran segar dilarang dibawa melintasi perbatasan, bahkan kotak yang digunakan untuk menyimpan hasil panen tidak diperbolehkan karena dapat menampung penyakit atau hama serangga.

Namun, Departemen Industri Primer dan Pengembangan Regional di Australia memiliki beberapa daftar pengecualian.

Bit, wortel, kelapa, jamur, nanas, ubi, dan sayuran berdaun komersial adalah beberapa produk yang diizinkan. Buah matang dan kalengan dapat dibawa ke Australia Barat, tetapi salad buah segar yang tidak bersertifikat tidak diperbolehkan.

Malcom menyarankan para pengunjung yang menyiapkan makanan untuk keperluan berkendara jarak jauh agar memasak produknya sebelum melintasi perbatasan.

"Apa pun yang dimasak bisa masuk ke Australia Barat," katanya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More