Forgot Password Register

Gas Pink 3 Kg Sudah Beredar, PNS 'Haram' Gunakan Gas Subsidi

Bright Gas ukuran 3 Kilogram nonsubsidi (Foto:Instagram) Bright Gas ukuran 3 Kilogram nonsubsidi (Foto:Instagram)

Pantau.com - Pertamina terus mendorong masyarakat menengah ke atas di wilayah Sulawesi agar menggunakan elpiji non subsidi yang disiapkan.

"Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat yang berpenghasilan di atas rata-rata Rp1,5 juta per bulan agar menggunakan elpiji non subsidi," kata Tengku Fernanda, General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi di Manado, Kamis (12/7/2018).

Ia mengatakan pihaknya berharap semua aparatur sipil negara (ASN) bisa menggunakan elpiji non subsidi, karena yang bersubsidi hanya untuk masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha kecil.

Baca juga: UKM Boleh Gunakan LPG Bersubsidi, Syaratnya....

Oleh sebab itu, Pertamina meluncurkan bahan bakar elpiji non subsidi jenis Bright Gas kemasan tiga kilogram.

Ia mengatakan untuk enam bulan pertama ini melakukan uji pasar di wilayah Jakarta dan Surabaya, sebelum ke daerah lainnya.

"Wilayah Sulawesi masuk dalam salah satu titik yang nantinya akan dipasarkan Bright Gas 3 Kg tersebut," terangnya.

Saat ini uji pasar Bright Gas 3 Kg di Jakarta sebanyak 2.000 tabung dan di Surabaya 1.000 tabung. Pertamina akan mengeluarkan produk baru elpiji 3 Kg non subsidi dengan merek Bright Gas pada Juli 2018.

Baca juga: Pertamina Prediksi 20 Persen Pengguna Gas 'Melon' Pindah ke 'Si Pink'

Hal ini, ungkapnya untuk melengkapi jenis elpiji yang disediakan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mampu.

Pertamina MOR VII juga masuk dalam rencana dengan harga isi ulang sebesar Rp35.000 hingga Rp40.000 per tabung, sedangkan harga tabung Rp110 ribu.

Elpiji tiga kg nonsubsidi dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, karena sebagian masyarakat mampu memilih menggunakan elpiji tiga kg karena ukuran yang jauh lebih kecil dibanding elpiji nonsubsidi 5,5 Kg dan 12 Kg yang telah dipasarkan sebelumnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More