Forgot Password Register

Geger! Hidangan Rumah Sakit Ini Diduga Terkontaminasi dengan Tinja

Geger! Hidangan Rumah Sakit Ini Diduga Terkontaminasi dengan Tinja Jelly dan puding yang terkontaminasi ditemukan di dapur rumah sakit Flinders Medical Center. (Foto: ABC News)

Pantau.com - Kepolisian Australia Selatan tengah menyelidiki kasus kontaminasi makanan yang secara sengaja ditujukan untuk pasien di salah satu rumah sakit terbesar di Adelaide.

Pengujian tersebut dilakukan untuk menentukan apakah tinja terdapat di dalam zat kontaminasi itu. Kepolisian Australia Selatan mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan dengan tepat zat apa yang digunakan untuk mencemari makanan pencuci mulut di Flinders Medical Centre, yang termasuk hidangan jelly dan puding.

"Kami puas bahwa tidak ada pasien yang diberi makan dengan bahan makanan yang terkontaminasi. Tidak ada ancaman atau klaim yang dibuat sehubungan dengan penyelidikan ini," kata Asisten Komisioner Joanne Shanahan.

Baca juga: Ada Sebuah Pesawat Mendadak Berhenti di Langit Rusia

Ketika ditanya apakah zat yang mencemari makanan itu feses, dan apa warna zat itu, Asisten Komisaris Shanahan mengatakan dia tidak bisa berkomentar terkait hal tersebut dan mengatakan "masalah itu sedang dianalisis secara forensik".

"Selama pemeriksaan keamanan pangan rutin kemarin sejumlah kecil pencuci mulut diidentifikasi terkontaminasi," kata Sue O'Neill, CEO Jaringan Kesehatan setempat di Adelaide Selatan, yang dilansir dari ABC News, Kamis (8/11/2018).

"Staf waspada dan mengisolasi daerah itu dan memberikan peringatan. Manajemen kemudian membentuk tim penilai kecil yang menyelidiki semua makanan siap saji lainnya."

Baca juga: Wow, China Berlakukan Sistem Pengawasan Berbasis Pengenalan Gaya Berjalan

Sue O'Neill mengatakan zat yang mencemari hidangan penutup itu bentuknya "padat, dan tampak organik" dan "sangat jelas". "Ada penampilan yang abnormal," katanya.

Rumah sakit membantu polisi dalam penyelidikan, yang juga melibatkan penyelidikan melalui rekaman CCTV. Polisi mengatakan tidak jelas apakah kontaminasi itu terjadi di lokasi.

"Kami akan menyelidiki siapa saja yang mungkin memiliki akses ke area rumah sakit ini," kata Asisten Komisaris Shanahan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More