Forgot Password Register

Gerah Dituding Sekongkol dengan Media Asing, Misbakhun Tantang Andi Arief

Politisi Partai Golkar Misbakhun (tengah) (Foto: Twitter) Politisi Partai Golkar Misbakhun (tengah) (Foto: Twitter)

Pantau.com - Kasus Bank Centry lagi-lagi menjadi hal yang selalu hangat. Kali ini situs media online Asia Sentinel mengunggah cuplikan hasil investigasi pencucian uang dalam jumlah jumbo di era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhyono (SBY). Tak tanggung-tanggung artikel itu ditulis langsung pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen.

Artikel itu menyebutkan, terjadi pencurian dana sebesar 12 miliar dolar AS atau setara Rp177 triliun yang dicuci melalui bank-bank internasional. Hal tersebut termaktub dalam laporan hasil investigasi bersama setebal 488 halaman yang disusun sebagai gugatan Weston Capital International, ke Mahkamah Agung Mauritius pada pekan lalu.

Karena namanya yang tiba-tiba singgung oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, Politisi Partai Golkar Misbakhun pun akhirnya angkat bicara.

Baca juga: Media Asing Klaim Investigasi Kasus Century, Andi Arief Catut Nama Misbakhum

Ia menegaskan bahwa Andi Arief harus bisa membuktikan tuduhannya tersebut. Bahkan dengan tegas, Misbakhun mengatakan Andi Arief sebagai tukang fitnah orang.

"Silakan dia yang membuktikan. Selama ini kan dia sukanya menuduh tanpa bukti. Bicara soal Jenderal Kardus, bicara soal mahar politik semua isu yang dia lemparkan lenyap begitu saja tanpa bukti," kata Misbakhun dalam keterangan tertulis yang diterima Pantau.com, Kamis (13/9/2018).

Bahkan, ia juga mempertanyakan jabatannya sehingga bisa menggerakkan media asing untuk menggiring kasus Century. Pria yang pernah tersandung kasus Century ini juga menilai, pemimpin Asia Sentinel, John Berthelsen tak hanya menulis soal Century.

"John Berthelsen tidak hanya menulis soal skandal Century, karena dia juga mencermati skandal-skandal besar di negara lain. Silakan lihat rekam jejak tulisan-tulisannya," tambah inisiator Hak Angket Centruy itu.

Lebih lanjut, Misbakhun melihat data yang diunggah Asia Sentinel sebagian besar merupakan audit investigasi BPK dan Pansus Angket DPR 2009-2014. Semua juga sudah terpublikasi.

Baca juga: Setara Gaji Karyawan Pertahun, Harga Iphone di India Jadi yang Termahal di Dunia

Merasa terusik kembali dengan cuitan Andi Arief, Misbakhun menegaskan bahwa sesuai hasil putusan pada tingkat  Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung, ia sama sekali tidak terkait dengan kasus Century 

"Saya bebas murni pada tahun 2012. Diputusan PK tersebut, sangat jelas dibatalkan semua putusan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Kasasi," lanjutnya.

Ia juga menjelaskan posisinya ketika ditahan oleh pihak kepolisian bukan terkait kasus Century.

"Silakan lihat dokumen surat perintah penahanan saya oleh penyidik Bareskrim Polri jelas tertulis bahwa penahanan saya karena melawan SBY. Jadi tidak ada kaitannya dengan dokumen fiktif yang dituduhkan," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More