Forgot Password Register

Guru Penampar Siswa di Purwokerto Ditetapkan Sebagai Tersangka

Penangkapan (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi) Penangkapan (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Guru berinisial LS telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemukulan terhadap sembilan siswa SMK Kesatrian Purwokerto, Jawa Tengah. Penyidik Polres Banyumas menetapkan tersangka kepada LS usai memeriksa 13 saksi dalam kasus ini.

"Sudah ditingkatkan statusnya menjadi tersangka," kata Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun, di Purwokerto, Jumat (20/4/2018).

Baca juga: Razia Besar-besaran, Polda Metro Jaya Berhasil Sita 39 Ribu Miras

Bambang mengatakan, penyidik masih memeriksa LS guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan jeratan Pasal 80 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

LS yang menampar sembilan siswa itu terancam hukuman penjara 3 tahun 6 bulan penjara. Namun, nantinya polisi akan mengembangkan dengan pasal lainnya.

"Kami coba analisis apakah bisa dikembangkan ke pasal lain untuk memberikan rasa keadilan," katanya.

Sebelumnya, video guru menampar siswa viral di dunia maya.

"Dalam video itu muncul tindakan seorang guru terhadap seorang korban. Setelah kami lakukan pemeriksaan, ada sembilan orang korban. Mereka terlambat masuk kelas, kemudian guru bersangkutan menegur dengan cara menampar," katanya.

Baca juga: Kabareskrim: Tersangka Miras Oplosan Bisa Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Dua di antara sembilan korban, kata Bambang, sempat mengeluhkan telinga berdengung usai ditampar. Pada saat ini, mereka sudah membaik. Polres Banyumas hingga saat ini juga tengah memeriksa intensif 13 orang saksi, termasuk pelaku penamparan.

Bambang menambahkan, bahwa pelaku merupakan guru komputer di SMK tersebut. "Dia adalah guru tidak tetap," katanya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More