Forgot Password Register

H-2 Lebaran, Aktivitas Pertokoan Emas Jakarta Masih Ramai

Toko emas Cikini Golden Center (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika) Toko emas Cikini Golden Center (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Menjelang bulan Ramadan tren penjualan perhiasan emas meningkat. Hal ini diakui oleh beberapa penjual emas di Gold Center, kawasan Cikini Jakarta Pusat. 

"Untuk perhiasan ada peningkatan tapi kalau cincin pernikahan menurun. Mungkin karena barengan sama kenaikan sekolah atau kebutuhan lain lebaran jadi menunda," ujar Suki saat ditemui di tokonya.

Pedagang lainnya, Lisa mengaku juga mendapatkan peningkatan penjualan meski tipis hanya sekitar 5 persen. Ia mengaku peningkatan lebih banyak dirasakan saat momentum THR cair.

Baca juga: Waspada! Viral Pegawai Bea Cukai Bongkar Penipuan Lelang Barang Sitaan

"Kalau sekarang banyak yang beli. Iya (peningkatan) sekitar 5 persen, itu peningkatannya, (puncaknya) minggu lalu, ya pas ada THR turun," paparnya.

Pedagang lainnya Imelda, mengaku bukan hanya mengalami peningkatan penjualan namun juga banyak menerima konsumen yang menjual perhiasan.

"50 persen orang-orang pada beli di kita. Kita terima barang produk kita sendiri padahal banyak tuh orang mau jual jadi kita lempar ke toko lain 50 persen ada tuh," ungkapnya.

Baca juga: Menguak Perang Bisnis Saudara yang Ciptakan Brand Mendunia

Lebih lanjut ia menilai, peningkatan konsumen yang menjual perhiasan biasanya terjadi sebelum Idul Fitri, namun setelah Idul Fitri kembali membeli.

"Biasanya mulai dari menjelang lebaran sampai hari H lebaran itu kebanyak yang jual ken butuh uang cash paling nanti setelah lebaran baru mereka beli lagi," katanya.

Harga perhiasan emas yang dijual di Gold Center beragam. Harga pergram nya rata-rata dimulai dari Rp400 ribu hingga Rp507 ribu bergantung pada jenis emas dan kandungan emasnya. Beberapa toko menjual sudah termasuk biasa penjualan namun beberapa mematok biaya tambahan mulai dari Rp60.000 hingga Rp70.000 ribu untuk ongkos pembuatan.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More