Pantau Flash
Kapolri Sebut Pelarangan Demonstrasi Agar Negara Tak Kecolongan
4 Hari Lagi, Yahoo Tutup Layanan Group dan Seluruh Konten
Akses Keluar Tol Slipi Arah Gatot Subroto Ditutup karena Isu Demo
IMF: Perekonomian Dunia Melambat ke Titik Terendah
Nol Prestasi, AC Milan Tekor Banyak Musim Ini

Hadapi Sidang MK ke 2, Ini yang Akan Disampaikan Kubu Jokowi-Ma'ruf

Headline
Hadapi Sidang MK ke 2, Ini yang Akan Disampaikan Kubu Jokowi-Ma'ruf Tim hukum Jokowi-Ma'ruf (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdianysah)

Pantau.com - Hari ini sidang Perselihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang kedua digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019). Dalam agenda sidang sendiri hari ini akan mendengarkan jawaban atau keterangan pihak terkait dan termohon.

Sebagai pihak terkait yakni kubu pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin mengaku pihak sudah siap menghadapi sidang yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB pagi ini. Nantinya sebagai pihak terkait kubu 01 akan menyampaikan dua versi jawaban.

Baca juga: TKN Sebut Jumlah Saksi BPN Prabowo-Sandi di MK Langgar Aturan

"Memang ada dua versi permohonan yang tanggal 24 mei dan 10 Juni. Jadi kami menganggap bahwa permohinan yang resmi yang diregist di 24. Dan 10 Juni kami anggap sebagai permohonan baru yang dilampirkan tapi tidak diregist oleh MK," ujar Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Ysuril Ihza Mahendra di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).

Menurut Yusril pihaknya akan lebih fokus kepada gugatan dari pihak paslon 02 yakni pada yang pertama pada 24 Mei 2019. Namun juga akan menjawab gugatan yang dilayangkan pihak 02 pada 10 Juni. Dari kedua jawaban itu, Yusril menyebut nantinya akan hanya ada satu pentitum yang disampaikan.

"Fokus pada yang pertama yang kedua kami juga akan jawab dan petitumnya memang satu. Petitumnya yang pertama dalam eksepsi memohon kepada MK untuk menerima eksepsi dari pihak terkait seluruhnya dan menyatakan mk tidak berwenang untuk mengadili perkara ini atau menyatakan permohonan tidak dapat diterima. Dalam pokok perkara menolak seluruh permohonan," ungkapnya.

Sementara itu Anggota Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf lainnya yakni Teguh Samudra mengatakan bahwa pihak juga melakukan penambahan alat bukti.

Baca juga: Pendapatnya Tahun 2014 Dikutip Tim Hukum 02 di MK, Ini Kata Yusril

"(Tambahan) 30 alat bukti ini nanti baru kita bacakan tidak kita kemukakan semuanya ya. Semua permohonan dari pihak pemohon secara komprehensif kita jawab kita bantah dan kita buktikan bahwa itu tidak benar. Itu hanya propaganda dari pihak 02 semuanya. Masyarakat jangan terpengaruh dan mohon doa restunya dari seluruh bangsa dan negara supaya NKRI tetap stabil, kondusif dan tetap jaya," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: