Pantau Flash
Sainsbury Akan Stop Berjualan Kembang Api
Timnas Panahan 'Downgrade' Target Medali di SEA Games 2019
Pertumbuhan Ekonomi China di Kuartal ke-3 Meleset dari Ekspektasi
Kementan Dorong Penambahan Satu Juta Petani Milenials
Pemkab Bekasi Minta Proyek LRT Diperpanjang hingga Cikarang

Hafiz/Gloria Akui Kekuatan Pasangan Thailand

Hafiz/Gloria Akui Kekuatan Pasangan Thailand Hafiz/Glo. (Foto: PBSI)

Pantau.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin saat menjalani laga babak pertama turnamen bulu tangkis China Open 2019 yang berlangsung pada Rabu (18/9/2019).

Bermain di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Hafiz/Gloria ditundukkan oleh pasangan asal Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dalam dua gim yang berjalan selama 44 menit dengan skor 14-21, 19-21.

Atas hasil tersebut, Hafiz/Gloria tidak dapat meneruskan perjalanannya ke babak dua turnamen bulu tangkis level Super 1000 yang berhadiah total mencapai 1 juta dolar Amerika Serikat (AS) itu.

"Hari ini kami sudah bermain dengan maksimal. Kami sudah coba semuanya. Tapi kami memang belum bisa menemukan strategi yang tepat kalau ketemu pasangan Thailand ini," kata Gloria melalui laman resmi PBSI, Rabu (18/9/2019).

Menurutnya, Dechapol/Sapsiree memiliki pertahanan yang bagus dan tidak mudah ditembus oleh lawan. Sementara itu, dia mengakui serangan-serangan yang ditujukan kepada lawan masih kurang akurat, sehingga tidak berbuah poin kemenangan.

Baca juga: Hafiz/Gloria Terhenti di Babak Pertama China Open 2019

"Pasangan Thailand ini pertahanannya bagus. Sedangkan akurasi serangan-serangan saya masih kurang. Selain itu, lawan juga sudah membaca pola main kami, sehingga kami dibuat berlari-lari, kewalahan," ujar Gloria.

Lebih lanjut, Hafiz menambahkan pasangan Thailand itu juga jarang sekali melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Sedangkan penampilannya bersama Gloria kali ini diakuinya tidak konsisten, mulai dari awal hingga akhir permainan.

"Kami belum bisa bermain konsisten dari awal sampai akhir. Terlebih mereka juga jarang membuat kesalahan sendiri dan memang kuat sekali. Satu reli, mereka bisa sampai 20 pukulan. Kalau kami tidak kuat menghadapi pukulan-pukulan itu, maka tidak akan bisa menembus pertahanan mereka," ungkap Hafiz.

Sampai dengan saat ini, dari empat wakil Indonesia di sektor ganda campuran, baru satu pasangan yang berhasil lolos ke babak dua turnamen China Open 2019, yaitu Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: