Forgot Password Register

Headlines

Harga Cabai dan Bawang Anjlok

Pedagang di pasar tradisional (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Pedagang di pasar tradisional (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Harga bawang dan cabai di pasar tradisional Kota Sukabumi, Jawa Barat, sejak awal September anjlok. Pasalnya komoditas itu sedang memasuki masa panen di sejumlah daerah penghasil.

"Dari pantauan kami kedua komoditas tersebut harganya terus menurun sejak awal bulan karena pasokan yang meningkat tetapi pembelinya stagnan. Bahkan penurunan harga ini sudah terjadi di tingkat petani," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKMPP) Kota Sukabumi Ayep Supriatna di Sukabumi, Jumat (14/9/2018).

Baca juga: Menko Darmin Hati-hati, Penundaan PSN Masih Dipilih

Adapun harga komoditas tersebut yang turun yakni bawang merah yang awalnya Rp22.000 per Kg menjadi Rp20..000 per Kg, kemudian cabai merah TW pekan ini hanya dijual Rp18.000 per Kg yang awalnya Rp20.000 per Kg atau turun Rp2.000 setiap kilogramnya.

Selain itu, untuk pangan dan kebutuhan pokok lainnya harganya masih stabil seperti beras Ciherang Rp12.000 per Kg, IR 64 kualitas 1 Jampang Rp11.500 per Kg dan IR 64 kualitas 2 Jampang Rp8.800 per Kg. Kemudian minyak goreng dalam kemasan Rp13.750 per liter, minyak goreng curah Rp12.000 per liter, gula pasir Rp12.000 per Kg, tepung terigu Rp7.000 per Kg bawang putih Rp24.000 per Kg, cabai merah Rp28.000 per Kg, cabai rawit hijau Rp24.000 per Kg.

Namun hanya harga ayam potong saja yang mengalami penaikan yang awalnya Rp34.000 per Kg menjadi Rp35.000 per Kg. Padahal awal September ini harga ayam sempat mengalami penurunan harga tetapi karena meningkatnya permintaan menyebabkan harganya naik.

Baca juga: Di Hadapan Sri Mulyani, Pengusaha Ngeluh Dampak Perekonomian Global

"Harga kebutuhan masyarakat selalu berfluktuasi setiap waktu tidak hanya setiap pekan, bahkan setiap hari bisa saja berubah tergantung dari pasokan dan permintaan masyarakat," tambahnya.

Ayep mengatakan untuk persedian barang di pasar Kota Sukabumi tidak pernah kekurangan apalagi sampai terjadi kelangkaan. Bahkan pihaknya menjamin ketersediaannya mencukupi hingga akhir tahun. 


Share :
Komentar :

Terkait

Read More