Forgot Password Register

Headlines

Hari Ini, Uji Coba Ganjil Genap Tol Tangerang Mulai Diberlakukan

Uji Coba Tol Tangerang- Jakarta (Foto: Istimewa) Uji Coba Tol Tangerang- Jakarta (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Uji coba tol Tangerang-Jakarta hari ini mulai diberlakukan. Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Budi Rahardjo yang ikut memantau pelaksanaan ganjil-genap di Tol Tangerang-Jakarta mengatakan, pihaknya telah mengarahkan kendaraan berpelat ganjil untuk tidak masuk tol menuju Jakarta.

"Sebenarnya sudah banyak pengendara yang mengetahui peraturan baru itu, walaupun memang masih ada yang belum tahu. Untuk itu kami akan terus sosialisasi sampai akhir bulan ini," kata Budi di Jakarta, Senin (16/3/2018).

Untuk itu, pihaknya bersama kepolisian sudah menurunkan petugas untuk bersama-sama mengatur arus lalu lintas.Menurutnya dari hasil pelaksanaan uji coba hari pertama ini, sebenarnya sudah banyak pengendara yang mengetahui aturan ini sehingga yang berpelat ganjil mencari jalan lain menuju Jakarta.

"Tapi ada juga pengendara berpelat ganjil yang sebenarnya sudah tahu aturan ini, ingin coba-coba masuk tol. Untuk yang ini kita sampaikan secara persuasif bahwa ada aturan baru," katanya.

Namun, banyak pula pengendara yang masih kebingungan dengan ujicoba tersebut, meski sosialisasi oleh BPTJ dilakukan secara masif di sejumlah titik yang berdekatan dengan pintu tol dan di tepi jalan raya, baik berupa spanduk maupun brosur yang dibagikan ke pengemudi.

"Intinya kita ingin semua pengendara tahu sehingga pada pelaksanaan wajib pada awal Mei, sudah tahu semua," katanya.

Baca juga: Underpass Matraman Mulai Dibuka, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Sosialisasi, kata Budi Rahardjo, juga dilakukan di tol Cibubur-Jakarta agar pengendara juga paham.

Sementara itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau persiapan pelaksanaan ganjil-genap, Minggu,15 April 2018 mengaku optimistis 40 persen kepadatan terurai dan masyarakat beralih ke angkutan umum dengan pemberlakuan ganjil-genap di Pintu Tol Tangerang dan Kunciran.

"Kalau di Bekasi bisa 36 persen, di sini bisa 40 persen dengan rata-rata 1.500 kendaraan per jam sibuk," kata Menhub.

Budi menjelaskan pemberlakuan pembatasan di dua ruas tol di Tangerang karena melihat kesuksesan yang diberlakukan di Pintu Tol Bekasi di mana sebanyak 36 persen masyarakat beralih ke angkutan umum dan kecepatan meningkat 22 persen.

Menhub Budi mengatakan masyarakat bisa beralih ke angkutan umum kereta ataupun bus eksekutif yang sudah disediakan pemerintah melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) di mana akan ada satu lajur khusus untuk bus.

"Transportasi massal adalah satu yang kita upayakan, sekarang kita menggunakan bus. Saya juga mencatat informasinya, PPD, Sinar Jaya, Royal Premium, hasilnya bagus. Bisa dibayangkan dengan jalur khusus akan lebih bagus lagi, harapan kita semuanya minimal 50 persen masyarakat menggunakan transportasi massal," katany

Share :
Komentar :

Terkait

Read More