Forgot Password Register

Hingga Agustus 2018 IHSG Turun 4,57 Persen, Ini Kata OJK

Hingga Agustus 2018 IHSG Turun 4,57 Persen, Ini Kata OJK Seorang pria mengamati layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

Pantau.com - Pemilihan Presiden (Pilpres) RI akan dilaksanakan 2019 mendatang, namun gegap gempitanya sudah mulai dirasakan. Terutama pasca deklarasi yang dilakukan oleh dua kubu Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2019. 

Direktur Bursa Efek Indonesia, Inarno Djayadi menanggapi pengaruh tahun politik ini terhadap pergerakan pasar modal. Ia mencatat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung meningkat di tahun Pilpres beberapa periode ke belakang. Adapun IHSG yang melemah tahun 2008 lebih disebabkan faktor krisis global.

"Saya kasih lihat nih ya, chart (IHSG) nya hijau, Pemilu 2004, 2009, 2014, merahnya di 2008 itu global crisis," ujarnya saat ditemui usai pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Baca juga: Deretan Pengusaha yang Kepincut Jadi Politisi (Bagian I)

Inarno menilai tak ada masalah yang signifikan berpengaruh pada perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilakukan beberapa tahun silam. Pihaknya menilai masyarakat sudah cukup mengerti faktor-faktor yang berdampak pada IHSG.

"Jadi pemilu dari 3 pemilu kemarin tidak ada masalah, mudah-mudahan sekarang pun gak ada. Kemarin juga kan sudah tanya pengaruh capres cawapres Insya Allah gak ada dampak ke indeks," ungkapnya.

"Masyarakat sudah mengerti indeks, mana yang mempengaruhi mana yang tidak, jadi tidak ada yang anjlok," imbuhnya.

Hal tersebut juga diamini oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Hoesen. Pihaknya juga melihat pengalaman sejak awal digelarnya Pemilihan Umum 2004 hingga 2014 lalu tidak ada dampak yang signifikan. 

Baca juga: BEI-OJK Ungkap Pengaruh Tahun Politik ke Pergerakan Pasar Modal

"Kalau lihat secara historis kami sebagai SRO melihat pengalaman 2004 2009 2014 rasanya tidak ada dampak yang signifikan. Artinya politik kita diapresiasi karena dipilih secara langsung, paling aman sedunia, dan mudah-mudahan 2019 juga begitu bisa berlangsung dengan baik," katanya. 

Sehingga ia menilai tren tahun politik terhadap pasar modal akan tetap terjaga.

"Jadi untuk tren politik ke pasar modal harusnya 2019 tetap terjaga seperti pemilu sebelumnya," pungkasnya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More