Forgot Password Register

Hore! Bank Dunia Berikan Kepastian Soal Bali

Hore! Bank Dunia Berikan Kepastian Soal Bali Ilustrasi (brookingsedu)

Pantau.com  Bank Dunia memastikan kesiapan Bali sebagai tuan rumah Pertemuan Tahunan The International Monetary Fund (IMF) dan the World Bank (Bank Dunia) yang bakal digelar di kawasan Nusa Dua pada Oktober 2018.


"Tidak ada diskusi mengenai 'plan B', karena rencananya tetap di Bali," kata Press Secretary External and Corporate Relations Bank Dunia, David M Theis, Jumat (9/2/2018).


Ia mengatakan telah mendapatkan sejumlah update terbaru dari pemerintah mengenai perkembangan Bali sebagai tuan rumah IMF-WB. Dalam diskusi tersebut, pemerintah memastikan telah menyiapkan fasilitas yang memadai untuk acara tahunan mulai dari transportasi hingga akomodasi di Nusa Dua.


Theis meyakini Bali bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi ribuan tamu yang terdiri atas pejabat penting dalam bidang ekonomi, investor maupun pelaku LSM.


"Tidak ada masalah perimeter keamanan dan fasilitasnya bagus sekali. Berbagai acara seminar dan diskusi terkait kondisi ekonomi bisa tetap berlangsung," kata Theis.


Ia memastikan pertemuan tahunan kali ini bisa menjadi momentum yang bagus bagi Indonesia untuk memaparkan sejumlah keberhasilan dalam bidang ekonomi dalam beberapa tahun terakhir.


Soal potensi terjadinya erupsi Gunung Agung, Theis menambahkan pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan sejumlah persiapan dan antisipasi sebagai mitigasi krisis.


"Mereka (pemerintah Indonesia) tetap memantau Gunung Agung, tapi memang ini tidak bisa diprediksi. Yang pasti, pemerintah (Indonesia) sudah menyiapkan pola geologi maupun aktivitas seismik sebagai upaya pencegahan," kata Theis.


Sebanyak 13 ribu peserta rencananya akan menghadiri pertemuan tahunan IMF-WB yang berlangsung pada 8-14 Oktober 2018. Ribuan peserta itu terdiri dari delegasi, staf dari berbagai lembaga nasional dan internasional, instansi swasta, institusi pemerintah, akademisi dan instansi terkait lainnya termasuk organisasi kepemudaan.


Dalam gelaran tersebut, sebanyak 600 pertemuan diperkirakan akan berlangsung. Acara tersebut akan menjadi salah satu acara terbesar di Indonesia yang juga diadakan untuk mendorong sektor pariwisata.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More