Forgot Password Register

Hore! Indonesia Dapat Order Ekspor Kapal ke Senegal

Kapal kargo melintas di depan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Antara/Didik Suhartono) Kapal kargo melintas di depan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Antara/Didik Suhartono)

Pantau.com - Setelah membeli pesawat dan kereta dari Indonesia, Senegal akan membeli kapal tanker dan kargo seberat 18.500 ton dan berminat membeli dua kapal patroli.

Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud)  Kedutaan Besar Republik Indonesia Doha, Dimas Prihadi menyebutkan keinginan pemerintah Senegal membeli kapal tanker dari Indonesia di konfirmasi oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia, Budiman Saleh yang mengatakan Senegal akan membeli kapal tanker dan kargo seberat 18.500 ton.

Selain itu, Senegal juga berminat membeli dua kapal patroli ukuran 60 meter untuk mengawasi wilayah pesisirnya sepanjang 700 km.

Baca juga: Wow! Indonesia Ekspor Kapal ke Asia Hingga Afrika

Budiman Saleh mengatakan Senegal juga berniat akan membeli beberapa kapal lainnya dari PT PAL, antara lain kapal VIP 50 penumpang untuk presiden, kapal feri 250 penumpang untuk transportasi ke Pulau Goree dan kapal feri cepat kapasitas 500 dan 2000 penumpang untuk transportasi ke Provinsi Ziguinchor dan wilayah sekitarnya dengan spesifikasi kelas ekonomi, bisnis dan first class.

Sementara itu Duta Besar Indonesia di Dakar, Mansyur Pangeran, mengatakan saat ini kapal yang digunakan untuk mengangkut penumpang dari Dakar ke Ziguinchor adalah kapal dari Korea Selatan.

"Kami harap Indonesia dapat segera merealisasikan kerja sama ini untuk memenuhi kebutuhan transportasi laut di Senegal karena antara Indonesia dan Senegal sudah pernah ada ikatan sejarah di bidang ini," kata Dubes Mansyur Pangeran.

Baca juga: Wow! Indonesia Dibanjiri Modal Asing, Dalam Dua Pekan Rp10,72 Triliun Masuk ke Indonesia

Ia mengatakan proses pembelian kapal ini sudah dimulai sejak tahun 2017 dan instansi menangani yaitu Conseil d'Administration du Conseil Sngalais des Chargeurs (COSEC), sudah melakukan kunjungan ke PT PAL, kebutuhan kapal di Senegal sangat besar.

Menurut Mansyur, Indonesia dan Senegal memiliki ikatan historis ketika kapal Senegal "le Joola" dengan trayek Dakar-Ziguinchor tenggelam dan digantikan kapal feri Wilis yang disewa dari Indonesia (Pelni) lengkap dengan kapten kapal dan awaknya.

"Ikatan historis ini membuktikan komitmen yang tinggi dari pemerintah Indonesia untuk membina kerja sama dengan Senegal," ujarnya.

Baca juga: Waspada! Ancaman Harga Minyak Dunia Berlanjut

Share :
Komentar :

Terkait

Read More