Forgot Password Register

Imbas Israel Tolak HAM Palestina, Warga Jalur Gaza di Ambang Kematian

Imbas Israel Tolak HAM Palestina, Warga Jalur Gaza di Ambang Kematian Warga Palestina bentrokan dengan tentara Israel di Gaza (Foto: Reuters/Mohammed Salem)

Pantau.com -  Kondisi kesehatan di Jalur Gaza, yang dikuasai Hamas, berada di ambang kematian di tengah kekurangan obat dan pasokan medis.

Wakil Menteri Kesehatan di Jalur Gaza, Yousef Abu Ar-Reesh mengatakan, Rumah Sakit Shiffa di Kota Gaza menjadi pelarian bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan. Namun, pihak rumah sakit pun kini sudah tidak mampu.

Abu Ar-Reesh menyatakan persentase defisit obat-obatan mencapai 50 persen. Ia menambahkan ada kekurangan 27 persen obat yang bisa dikonsumsi, dan 58 persen bahan laboratorium serta bank darah.

Baca juga: Tendang Kepala Angsa, Pegulat Ini Nginap di Hotel Prodeo

Situasi bertambah parah oleh terus menipisnya obat darurat akibat bentrokan Palestina-Israel selama beberapa pekan belakangan di sepanjang perbatasan Israel dan Jalur Gaza.

Abu Ar-Reesh mengatakan kekurangan pasokan mempengaruhi semua kategori pasien di daerah kantung Palestina itu.

Ia meminta agar dunia internasional agar mendukung Kementerian Kesehatan dan mencegah kematian karena faktor kesehatan.

Ia juga menyerukan agar organisasi HAM Palestina dan internasional memberikan peringatan kepada Israel setelah menolak memberlakukan kesetaraan HAM.

Baca juga: 'Trump Telanjang' Bakal Dipajang di Haunted Museum, Harganya Bikin Ngantuk

Tempat penyeberangan Jalur Gaza dengan Israel sudah ditutup sejak 30 Januari lalu setelah bentorkan yang terjadi antara Hamas dan Israel.

Kementerian Kesehatan itu mengatakan 44 orang Palestina, kebanyakan dari mereka menderita luka tembak, telah tewas dan lebih dari 6.000 orang lagi cedera dalam bentrokan dalam bentrokan sejak 30 Maret.

Pemrotes Palestina dijadwalkan mencapai puncaknya pada 15 Mei, sehari setelah peringatan ke-70 berdirinya Israel, yang diperingati oleh rakyat Palestina sebagai Hari Nakba, atau Hari Bencana.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More