Forgot Password Register

INAPGOC Sediakan Ojek Ramah Disabilitas di Kawasan GBK

INAPGOC Sediakan Ojek Ramah Disabilitas di Kawasan GBK Ivo Sadan, koordinasi transportasi disabilitas. (Foto: Pantau.com/ Wila Wildayanti)

Pantau.com - Panitia pelaksanaan Asian Para Games 2018 (INAPGOC) menyediakan layanan ojek gratis yang ramah bagi pengunjung disabilitas selama ajang Asian Para Games 2018 yang berlangsung pada 6-13 Oktober 2018. INAPGOC pun menyediakan 35 ojek di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.

Disediakannya ojek disabilitas ini diharapkan mempermudah para pengunjung maupun para atlet yang ingin datang ke setiap zona festival untuk yang ada di kawasan Gelora Bung Karno. Bukan hanya itu dengan disediakannya ojek ramah disabilitas ini untuk mempermudah pengguna kursi roda datang ke setiap venu-venue pertandingan.

Baca Juga: Sempat Dikabarkan Sepi, Pengunjung Asian Para Games Mengular di Venue Ini

Ojek disabilitas ini dioperasikan langsung oleh para pengemudi yang berasal dari beberapa komunitas disabilitas di berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, hingga Bandung. Koordinator Transportasi Disabilitas, Ivo Sadan mengatakan bahwa awal ceritanya ojek disabilitas turut serta dalam acara olahraga disabilitas terbesar di Asia.

“Saya awalnya usul transportasi ke panitia,tapi ini kita semua motor pribadi. Parkir timur 5,6,7 dan 10. Setiap titik 4-5 motor tergantung loadnya penuhnya dimana,kalau memamg sepi kita free buat siapa saja, dan paling banyak di pintu 5,” ujar Ivo Sadan pada Pantau.com di Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Bahkan Ivo juga menyampaikan bahwa bisa ikut mendukung Asian Para Games memiliki suatu kebanggaan. Karena ini adalah acara untuk mereka para penyandang disabilitas sehingga ia juga bisa bangga dengan ada event di Indonesia, dan diharapkan bisa lebih memperhatikan para penyandang disabilitas.

“Saya senang ini karena acara kita semua, acara disabilitas. Bukan hanya atletnya saja ini kesempatan kita membuktikan. Itu bukan masalah atletnya dengan berkursi roda, tapi sama-sama berolahraga tak perlu dikasihani. Hak semua sama manusia berolahraga,” tambahnya.

Baca Juga: Pecatur Asal Sumatera Selatan Sumbang 3 Medali di Asian Para Games 2018

Untuk Asian Para Games 2018, ojek disabilitas bisa setiap hari mengangkut 20 penumpang untuk hari-hari biasa. Tapi kalau saat opening sendiri kemarin penuh dengan pengunjung, sementara mereka menunggu para pengunjung pengguna kursi roda dari pintu 5,6,7 dan 10 baru menuju ke area yang akan di kunjungi oleh pengunjung, dari 35 ojek online pun ada gantian untuk istirahat jadi setiap pengembudi diberi waktu dua jam.

“Ceremony full. Kalau sekarang loadnya agak turun, dua jam stay di situ bolak balik 20 bawa penumpang,” pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More