Forgot Password Register

Indonesia Rebut Dua Emas di Kejuaraan Dunia Angkat Berat

Ni Nengah Widiarsih. (Foto: Istimewa) Ni Nengah Widiarsih. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Dua atlet putri National Paralympic Committe (NPC) Indonesia berhasil merebut dan membawa pulang dua medali emas dalam Kejuaraan Dunia terbuka angkat berat 2018 di Prancis.

Kepala pelatih nasional angkat berat NPC Indonesia, Koni Ruswanto, mengatakan dua medali emas dari cabang angkat berat tersebut dari atlet putri Ni Nengah Widiarsih di kelas 45 kg dan Siti Mahmudah kelas 79 kg. Sedangkan bagian putra merebut satu perak dari tangan Atmaji Triatmbodo di kelas 97 kg.

Menurut Koni, NPC Indonesia dalam kejuaraan duani angkat berat tersebut mengirimkan empat atlet Ni Nengah Widiarsih kelas 45 kg putri, Siti Mahmudah kelas 79 kg putri, Anto Bois di kelas 88 kg putra dan Atmaji Triatmbodo kelas 97 kg putra.

"Hasilnya, Indonesia mampu merebut dua emas dan satu perak. Peserta kejuaraan angkat berat itu, kebanyakan atlet-atlet dari Negera Eropa," kata Koni Ruswanto.

Koni mengatakan dari hasil dua medali emas tersebut dapat dijadikan modal kontingan Indonesia di cabang olahraga angkat berat pada Asian Para Games 2018 di Jakarta-Palembang, pada Oktober mendatang.

Baca Juga: Tatap Asian Games 2018, Timnas Skateboard Optimistis

Kejuaraan angkat berat yang digelar di Prancis pada tanggal 25 hingga 30 Mei tersebut, kata dia, sesuai dengan prediksinya, karena negara-negara lain di Asia juga saling menyembunyikan kekuatannya. Seperti, Tiongkok tidak mengirimkan atletnya dalam kejuaraan tersebut karena khawatir diketahui oleh negara lain pada Asian Para Games 2018 di Jakarta Oktober mendatang.

"Kami sebagai tuan rumah lebih menyiapkan atletnya untuk bersaing pesta multi event APG. Kami juga akan mengirimkan kejuaraan angkat berat di Jepang pada Agustus mendatang," katanya.

Menurut dia, kejuaraan dunia di Jepang tersebut Indonesia wajib mengirimkan atletnya karena laga klasifikasi utama untuk masuk ke Paralympic. Indonesia rencana mengirimkan sembilan atletnya ke Jepang yang terdiri dari dua putra dan tujuh putri.

Kami selama Ramadhan ini, tetap melakukan latihan rutin untuk bisa menjaga mental dan stamina atlet. Atlet soal mental dan tehnik sudah ada progres, sehingga mereka bertanding ke luar negeri tidak ada masalah,"katanya.

Presiden NPC Indonesia Senny Marbun mengatakan sebanyak 300 atlet yang mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) dari 18 cabang olahraga di Solo selama bulan puasa tetap berlatih secara rutin hingga Lebaran.

"Kami hanya libur dua hari Lebaran dan lainnya tetap berlatih rutin agar mereka fokus sebelum mengikuti APG 2018 di Jakarta, Oktober mendatang," kata Senny.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More