Forgot Password Register

Inflasi Mei Rendah, Pengamat: Hati-hati Bisa Dua Makna

Inflasi Mei Rendah, Pengamat: Hati-hati Bisa Dua Makna Pedagang di pasar tradisional (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Mei 2018 sebesar 0,21 persen. Angka tersebut cukup jauh bila dibandingkan inflasi pada momen yang sama di periode awal bulan Ramadan tahun lalu yang hampir mencapai 0,39 persen.

Terkait hal tersebut, menyambut baik pencapaian inflasi yang cukup jauh dari periode yang sama sebelumnya.  Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM, Tony Prasetiantono menilai ada dua kemungkinan dari data tersebut.

"Bisa dianggap positif dan negatif. Positifnya, bisa dianggap pemerintah bisa menjaga volatilistas food tidak ada (sebab) adminsiterprice," ujarnya saat ditemui di Jl. Gereja Thresia, Jakarta Pusat.

Baca juga: Bukan Qatar, Ternyata Ini Negara Terkaya di Dunia

Namun di sisi lain ia menilai, jangan-jangan ada pelemahan daya beli karena pada umumnya masa Ramadan dan hari raya menjadi momentum tingginya daya beli masyarakat.

"Di sisi lain jangan-jangan ini menjelang lebaran malah lesu. Hati-hati bisa dua makna. Saya agak mix feeling. Karena biasanya bulan-bulan begini tinggi. Biasanya masyarakat belanja at any cost," ungkapnya.

Baca juga: 75% Masyarakat Indonesia Tetap Pilih KPR

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa pihaknya bersama Bank Indonesia terus berupaya menjaga daya beli agar tidak berdampak kenaikan harga.

"Ini menunjukkan sekali lagi bersama dengan BI, pemerintah akan terus berjaga agar daya beli masyarakat tidak tergerus dengan kenaikan harga," katanya saat jumpa pers di kantornya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More