Pantau Flash
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 3,5 Meter di Kupang
Menteri Jonan Pastikan 100 Persen Rumah Tersambung Listrik di Akhir 2020
Demo Besar Tuntut Pelaku Rasis di Tangkap, Sekolah di Sorong Diliburkan
Ahsan/Hendra Raih Gelar Juara Dunia 2019
Hasil MotoGP Inggris 2019: Alex Rins Terdepan, Marquez Kedua

Infografis Kisah di Balik Pemberian THR bagi Pegawai di Indonesia

Infografis Kisah di Balik Pemberian THR bagi Pegawai di Indonesia Ilustrasi (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - THR atau Tunjangan Hari Raya bagi para pegawai negeri maupun swasta seakan menjadi tradisi jelang perayaan Lebaran, Natal, atau hari raya agama lainnya.

Pemberian THR sendiri saat ini dilakukan selambat-lambatnya 7 hari sebelum hari raya sesuai dengan Permenaker No. 06 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Baca Juga: Menaker Buka Posko Pengaduan THR, Jangan Ragu Lapor!

Pemberian THR dari perusahaan pun diwajibkan kepada pegawai dengan masa kerja minimal 3 bulan. Sementara untuk pegawai yang telah bekerja minimal satu tahun besarnya THR sama dengan satu kali gaji.

Namun sejak pertama kali dicetuskan saat pemerintahan Presiden Soekarno, THR sebenarnya hanya diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini pun sempat menimbulkan polemik di kalangan buruh. \

Seperti apa sejarahnya? 

Infografis sejarah munculnya pemberian THR di Indonesia (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Amin Hayyu Al Bakki
Category
Visual

Berita Terkait: