Forgot Password Register

Ingin Diterima Kerja? Jangan Lakukan 5 Bahasa Tubuh Ini Saat Wawancara!

Ingin Diterima Kerja? Jangan Lakukan 5 Bahasa Tubuh Ini Saat Wawancara! Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Mencari pekerjaan bisa membuat sebgaian orang tertekan karena sedikitnya kesempatan yang ada. Oleh sebab itu, saat mendapatkan kesempatan panggilan wawancara bekerja sebagiknya digunakan sebaik mungkin.

Proses wawancara masih sering dianggap sebagai hal yang menakutkan, terkadang dapat membuat orang merasa terintimidasi karena rasanya seperti sebuah pertunjukan tunggal dan yang mewawancara adalah penonton yang kejam.

Baca juga: Jangan Sembarangan, Perhatikan Cara Penggunaan Antibiotik yang Benar

Situs lowongan kerja jobstreet menagtakan proses wawancara kerja yang sukses tidak hanya tentang seberapa baik cara menjawab pertanyaan yang diajukan, tetapi juga kata-kata dan jawaban yang ditunjukan dari bahasa tubuh kepada pewawancara.

Berikut ini adalah 5 bahasa tubuh yang harus dihindari saat wawancara kerja:

1. Jabat tangan yang lemah

Jabat tangan yang sempurna sering kali sangat sulit untuk dicapai, terutama dalam keadaan gugup. jangan lemah saat berjabat tangan karena hal itu bisa membuat kamu terlihat tidak antusias dan tidak mengesankan bagi si pewawancara.

Buat jabatan tangan yang tegas dan kuat, tetapi di saat yang bersamaan jangan sampai menyakiti. Cara jabat tangan yang tegas adalah menggunakan pegangan yang lengkap, remasan yang tegas, dua atau tiga kali ayunan sambil melakukan kontak mata. Iringi ayunan tangan dengan senyuman yang alami dan kata-kata verbal yang sesuai.

2. Menyilangkan lengan

Menyilangkan lengan didepan mungkin dapat membuat kamu merasa lebih nyaman dan rileks, tetapi secara tidak langsung hal tersebut juga menandakan bahwa seseorang sedang dalam keadaan defensif atau negatif.

Menutupi tubuh dengan melipat lengan atau bahkan dengan benda seperti tas akan membuat tampak defensif, tidak aman dan tidak nyaman di hadapan pewawancara.

sebagai gantinya, berusahalah dengan sadar untuk senantiasa memisahkan tangan. Letakan tangan di pangkuan atau istirahatkan kedua tanganmu di sandaran tangan kursi sehingga tangan bebas bergerak secara alami saat kita berbicara.

3. Tidak kontak mata

Kontak mata membuat seseorang tampak dapat dipercaya. Kontak mata juga mengisyaratkan suatu keyakinan dan menunjukan minat terhadap topik pembicaraan, tetapi jangan terlalu banyak melakukan kontak mata apalagi sampai membuat pewawancara merasa tidak nyaman.

Sebagai suatu aturan yang sudah umum, jagalah kontak mata sealami dan sehangat mungkin. Ini berarti kita dapat mengalihkan pandangan sebentar kemudian menoleh lagi.

4. Terlalu banyak mengangguk

Mengangguk pada saat yang tepat itu menunjukan bahwa kita benar-benar sedang mendengarkan, benar-benar tertarik atau setuju dnegan apa yang dikatakan oleh pewawancara. Mengangguk terlalu banyak dan pada waktu yang tidak pas di sisi lain akan membuat terlihat seperti tidak sepenuhnya mendengarkan, tidak benar-benar memahami apa yang sedang diucapkan atau hanya ingin menyenangkan pewawancara.

Baca juga: Bukan Hanya Cantik, Ini Syarat untuk Menjadi Pramugari

5. Gelisah

Berhenti menyentuh wajah dan rambut, atau merapikan pakaian dan file atau lebih buruk lagi sedang memeriksa ponsel atau jam tangan. Anda mungkin suka memainkan rambut atau memeriksa ponsel hanya karena kebiasaan tetapi hal ini dan perilaku gelisah lainnya akan membuat terlihat tidak jujur, tidak sabar atau gugup dan tidak siap untuk diwawancara.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More