Pantau Flash
Kata Mahfud, KPK Tak Bisa Kembalikan Mandat ke Presiden
Soal Revisi UU Minerba, Jonan: Pernyataan Pemerintah Bisa Pengaruhi Harga
Suasana Memanas, OKI Gelar Pertemuan Luar Biasa Bahas Aksi Paksa Israel
Jokowi Diminta untuk Segera Melantik 5 Pimpinan Baru KPK
Rizki/Della ke Final Vietnam Open 2019, Anggia/Pia Terhenti

Ini 5 Lomba Lari Paling Ekstrem di Dunia, Ada yang Sampai 7 Hari Bos

Ini 5 Lomba Lari Paling Ekstrem di Dunia, Ada yang Sampai 7 Hari Bos Lari Marathon (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Lari merupakan olahraga yang cukup populer di semua kalangan masyarakat. Dari yang tua hingga muda tanpa perbedaan gender. Namun siapa sangka olahraga murah meriah ini ternyata terbilang cukup ekstrem.

Selama lari marathon, Anda setidaknya akan melangkah sekitar 30 ribu kali. Di setiap langkah ini, kaki Anda akan menahan beban 1,-5 sampai 3 kali lebih berat dari pada bobot tubuh normal. 

Inilah mengapa Anda harus benar-benar mempersiapkan fisik juga mental sebelum berpikir untuk ikut marathon. Karena jika hanya bermodal nekat dan sepatu lari, ada banyak risiko di baliknya.

Berikut 5 olahraga lari paling ekstrem di dunia yang pernah ada.

1. Lari Gobi March


Gobi March (Foto: Istimewa)

Gurun Gobi mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pecinta olahraga ekstrem. Bagi Anda yang berminat untuk mengikuti ini, perlu merogoh kocek sekitar USD4.000. 

Jalur yang ditempuh sepanjang 250 kilometer yang terbagi dalam 6 pos dan dilakukan selama 7 hari. Suhu di Gurun Gobi sedikit lebih panas bila dibandingkan dengan Gurun Sahara yaitu sekitar 45 derajat celcius. Turnamen ini diadakan pada bulan Juni.

Baca Juga:  Tak Hanya Cemerlang di Lapangan, 5 Pesepakbola Ini Berpendidikan Tinggi Lho

2. Yukon  Arctic Ultra


Yukon  Arctic Ultra (Foto: Yukonnews.com)

Setiap tahun pada bulan Februari, Yukon mengadakan lomba lari. Yukon merupakan suatu daerah yang terletak di sebelah barat laut Kanada, Amerika Utara.

Setiap pelari akan menempuh jarak 700 kilometer dimulai dari daerah Whitehorse sampai ke Dowson City. Jalanan berupa es dan salju merupakan medan yang harus dilalui oleh para atlet.

Selain itu, suhu yang mencapai minus 40 derajat celcius atau bahkan lebih rendah dari itu menambah berat tantangan yang harus dilewati. Makan dan minum hanya diberikan apabila peserta sampai pada pos pemeriksaan.

3. Marathon des Sables


Marathon des Sables (Foto: Istimewa)

Turnamen ini diadakan di Negara Maroko di daerah Gurun Sahara. Sesuai dengan tempatnya, tantangan dari lomba ini adalah cuaca yang cukup panas.

Di siang hari suhu bisa mencapai 40 derajat celcius, dan pada malam hari suhu turun drastis mencapai 5 derajat celcius. Turnamen terekstrem yang pernah diadakan di sini yaitu para peserta harus menyelesaikan perjalanan sepanjang 80 kilometer hanya dalam waktu 40 jam saja.

Bahkan untuk mengikuti lomba lari ini, para peserta disarankan membawa sleeping bag, makanan, serta minuman ringan.

Baca Juga: Daftar 5 Pemain Tersubur di Liga 1 2019, Masih Dikuasai Legiun Asing

4. Ultra Trail du Mont Blanc


Ultra Trail du Mont Blanc Marathon (Foto: Istimewa)

Lomba lari paling ekstrem di Eropa ini diadakan pada bulan Agustus setiap tahunnya. Rute yang dilalui adalah segitiga perbatasan antara Perancis, Swiss, dan Italia. 

Alasan dilakukan pada bulan Agustus adalah pada bulan tersebut suhu yang dirasakan oleh para peserta turnamen cukup hangat. Jalur yang harus ditempuh adalah sepanjang 160 kilometer dengan titik start dan finish berada di Pegunungan Alpen.

5. The Last Desert – Antarctica


The Last Desert – Antarctica (Foto: Istimewa)

Turnamen lari terakhir ini adalah lomba yang paling sulit. Sesuai dengan namanya, para peserta berlomba melakukan perjalanan di benua Antartika. Lokasi yang berbeda-beda setiap tahunnya merupakan tantangan tersendiri bagi para peserta.

Jika anda berminat mengikutinya, diharuskan membawa perlengkapan dan bekal sendiri. Minuman hangat hanya disediakan jika peserta sudah tiba di pos.

Musuh yang paling menakutkan dari lomba ini adalah suhu yang sangat dingin. Jika minta buruan siapkan USD4.000.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Dari berbagai sumber
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL
Category
Olahraga

Berita Terkait: