Forgot Password Register

Ini Alasan Pengelola Apartemen Green Pramuka Kesulitan Ungkap Identitas Wanita Korban Penusukan

Ini Alasan Pengelola Apartemen Green Pramuka Kesulitan Ungkap Identitas Wanita Korban Penusukan Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Pengelola Apartemen Green Pramuka City, Rawasari, Jakarta Pusat, mengaku sempat kesulitan mencari data korban penusukan Nurhayati (36) yang dilakukan mantan petugas keamanan, Haris (24).

Kepala Komunikasi Green Pramuka City, Lusida Sinaga di Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019, menyebutkan data Nurhayati tidak terdaftar sebagai penghuni tetap apartemen tersebut.

Baca juga: Ada 10 Luka Tusuk Pada Mayat Wanita Tewas di Lorong Apartemen Green Pramuka

Usai kejadian penusukan oleh Haris terhadap Nurhayati di lantai 16, pengelola apartemen kesulitan memberi informasi identitas korban kepada pihak kepolisian, maupun mencari keluarganya.

"Dari KTP tercatat sebagai karyawan, tapi kemudian kita menghubungi agen yang menyewakan, pekerjaannya menjual produk fashion online. Kita sudah mengunjungi keluarganya, dan mereka konfirmasi itu," terang Lusida.

Setelah mendapatkan informasi dari agen penyewa apartemen, pengelola mengetahui Nurhayati menyewa unit selama satu tahun.

"Tinggal di sini dari Januari sampai Desember 2018," ujarnya.

Sebelumnya, anggota Polres Metro Jakarta Pusat telah menggelar 19 adegan reka ulang pembunuhan yang dilakukan pelaku Haris terhadap seorang penghuni apartemen Green Pramuka City, Rawasari, Jakarta Pusat bernama Nurhayati.

Nurhayati ditemukan tewas dengan penuh luka tusukan di lorong lantai 16 Apartemen Green Pramuka City, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 5 Januari 2019 sekitar pukul 17.30 WIB.

Motif pelaku pembunuhan tersebut lantara tersangka Haris sakit hati saat terlibat cekcok di lift saat menuju lantai 16 gedung apartemen, dan membunuh Nurhayati dengan pisau genggam.

Polisi menyita pisau sebagai barang bukti pembunuhan serta sandal pelaku, pakaian korban, baju pelaku, dan topi pelaku.

Baca juga: Pembunuhan di Apartemen Green Pramuka, Polisi: Pelaku Ditolak dan Diludahi

Pelaku dijeratpelaku dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More