Forgot Password Register

Ini Aturan Baru Bagi Penumpang Pesawat Terbang

Ini Aturan Baru Bagi Penumpang Pesawat Terbang Ilustrasi penumpang pesawat terbang. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Berbagai perubahan peraturan baru ditetapkan pemerintah untuk menaiki pesawat, tak sedikit orang yang bingung dan mungkin tidak tahu, terlebih menjelang musim mudik.

Berikut ini adalah beberapa poin penting yang harus diperhatikan saat hendak menaiki pesawat, seperti yang dipaparkan oleh Direktur Teknik dan Operadi Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo, di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018). 

1. Perhatikan! Barang masuk kabin pesawat dan bagasi berbeda.

Djoko menerangkan, penumpang harus sangat teliti memisahkan antara barang bawaan yang akan dibawa ke kabin pesawat dan bagasi pesawat dalam bentuk koper.

"Tolong di teliti mana barang yang masuk koper untuk dibagasikan dan mana barang yang dibawa ke kabin,  barang yang tidak boleh dibagasikan," papar Djoko. 

Baca juga: Hari Ini, Pemkot Bandung Gelar Buka Bersama Sepanjang Jalan Asia Afrika

Barang yang boleh masuk kabin yakni barang berharga dan tidak berbahaya, serta tidak mengandung bau menyengat, mudah pecah hingga berpotensi meledak, seperti korek gas.

"Misalnya bawa pisau, kan enggak boleh. kalau masukin bagasi boleh. Contohnya lagi yang sering terjadi,  korek api yang murah yang plastik itu, itu juga jangan dibawa ke kabin,  jangan bawa sama sekali, karena itu mudah pecah, karena di dalam pesawat tekanan udaranya berbeda sehingga tekanan udaranya rendah," jelas dia.

2. Perhatikan waktu cek in pesawat

Terlambat cek in akan merugikan bagi penumpang, pasalnya bisa berakibat gagal berangkat. Djoko menyarankan masyarakat untuk berangkat lebih awal dari rumah 3 hingga 4 jam sebelum cek in dan jam keberangkatan. 

"Kami harap penumpang biar gak terlambat untuk cek in atau mengejar penerbangan kalau naik kereta ya mohon 3-4 jam sebelumnya berangkat dari rumah, dan juga sama kalau naik mobil," ujar Djoko 

3. Gunakan fasilitas digital untuk cek in

Kemajuan zaman, membuat pemerintah berinovasi dengan menyediakan fasilitas mesin self service untuk cek in yang tersedia di bandara, sehingga penumpang tidak harus mengantri. 

"Penumpang untuk cek in gak perlu antri di cek in counter di terminal bandara tapi bisa gunakan self cek in, cek in kios yg ada di sana (bandara)," jelas Djoko. 

Apabila penuh dan tetap mengantri, ada fasilitas lainnya yakni mobile cek in, dimana petugas dengan mesin printer ditangan berjalan-jalan di area bandara, penumpang tinggal menghampiri dan menyebutkan nomor booking, maka boarding passnya akan langsung didapat dan dicetak.

Baca juga: Catat! Ini Mall yang Gelar Midnight Sale dengan Diskon Gila-gilaan

Fasilitas kemudahan lainnya, yakni cek in melalui aplikasi smartphone, dengan cara melalui aplikasi Indonesia Airport, sehingga cek in dapat melalui smartphone.

"Bisa menggunakan apps, para penumpang silakan download Indonesia Airport yang bisa dilihat di Play Store di Android atau ios, yang lain bisa cek in dari rumah dan sebagainya," tutur Djoko.

4. Ketentuan bawa powerbank

Peraturan baru yang ditetapkan pemerintah yakni,  tidak diperbolehkan membawa powerbank dengan kapasitas lebuh dari 32.000 mAH.

Namun yang diperbolehkan yakni power bank dengan kapasitas 20.000 mAH maksimal bawaan dua buah,  dan kapasitas baterai antara 20.000 hingga 30.000 mAH maksimal dua buah. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More