Pantau Flash
Gokil! Olimpiade Tokyo 2020 Perkenalkan Robot Canggih nan Futuristik
Sulitnya Klaim Asuransi Masuk 10 Besar Keluhan Konsumen Indonesia
4 Bocah Jadi Tewas Akibat Kebakaran Rumah di Kota Batu
Bukan Erick Thohir, Gojek Justru Tarik Boy Thohir untuk Isi Kursi Komisaris
Kemenpora-PASI Saring Atlet Berprestasi di ASG untuk SEA Games

Ini kata Polisi Soal Bachtiar Nasir yang Selalu Mangkir Pemeriksaan

Ini kata Polisi Soal Bachtiar Nasir yang Selalu Mangkir Pemeriksaan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M.Iqbal (Foto: Antara/Eko Suwarso)

Pantau.com - Tersangka kasus dugaan pencucian uang aset Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS), Bachtiar Nasri hingga saat ini tak menghadiri panggilan pemeriksaan lantaran berada di Arab Saudi.

Menanggapi hal itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal menyebut saat ini pihaknya belum mendapat infomasi terkait waktu kepulangan Bachtiar Nasir. Akan tetapi, ia meyakini bahwa sosok pendakwah itu akan memenuhi pemeriksaan.

Baca juga: Dipanggil Hari Ini, Kuasa Hukum Tegaskan Bachtiar Nasir Tak Akan Hadir

"Sampai saat ini belum (informasi kepulangan), tunggu saja lah. Saya kira UBN pemuka agama Isyallah dia paham betul tentang prinsip-prinsip warga negara prinsip negara hukum," kata Iqbal di Mabes Polri, Kamis (16/5/2019).

Selain itu, Iqbal juga menegaskan dalam upaya pengungakapan kasus, pihaknya tak sama sekali menggunakan prinsip tebang pilih.

Sebab, sambungnya, bagi semua orang atau pihak yang terbukti melanggar undang-undang pidana akan dilakukan penindakan.

"Tolong hilangkan tidak ada sama sekali kepolisian RI melakukan upaya paksa kepolisian dengan prinsip tebang pilih. Pasti ada proses dalam pembuktian dulu baru penetapan tersangka," tegas Iqbal.

Untuk diketahui, Bachtiar Nasir diduga melakukan tindak pinda pencucian uang dalam penggunaan aliran dana di rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS).

Baca juga: Selain Kasus TPPU, Bachtiar Nasir Juga Digarap Polisi Soal Kasus Ini

Dugaan itu lantaran Bachtiar diketahui mengelola dana sumbangan masyarakat sekitar Rp 3 miliar di rekening yayan tersebut. Dana tersebut diklaim Bachtiar digunakan untuk mendanai Aksi 411 dan Aksi 212 pada tahun 2017 serta untuk membantu korban bencana gempa di Pidie Jaya, Aceh dan bencana banjir di Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
    


Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: