Forgot Password Register

Ini Skenario Ahsan/Hendra untuk Tembus Olimpiade 2020

Ini Skenario Ahsan/Hendra untuk Tembus Olimpiade 2020 Hendra/Ahsan. (Foto: Pantau.com/ Yusuf Fadila)

Pantau.com - Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan masih menargetkan untuk merebut tiket Olimpiade 2020. Dengan usia yang sudah tidak muda lagi, keduanya mengaku butuh perjuangan ekstra.

Ya, Ahsan/Hendra saat ini sudah memasuki usia kepala tiga. Artinya, mereka sudah terbilang tua sebagai seorang atlet. Meski begitu, kedua tetap memiliki ambisi besar bisa merebut tiket ke multievent terbesar di dunia tersebut.

Hanya saja, Ahsan//Hendra setidaknya harus bisa mempertahankan diri di posisi delapan besar dunia sebagai syarat awal tampil di Olimpiade 2020 Tokyo untuk sektor ganda putra. Hal ini tentu tidak mudah mengingat sengitnya persaingan ganda putra dari berbagai negara macam China dan Jepang.

Baca Juga: Duet PB Djarum dan PB Jaya Raya Guyur Bonus Ahsan/Hendra

Selain itu, persaingan ganda putra di Tanah Air juga tidak kalah sengitnya. Saat ini, Indonesia memiliki Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Ahsan/Hendra, serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang menempati posisi delapan dunia.

Namun, Indonesia tidak bisa mengirimkan ketiga wakil tersebut untuk mengikuti Olimpiade 2020. Pasalnya, setiap negara hanya bisa mengirimkan dua wakil untuk masing-masing sektor.

"Kami minimal harus bisa masuk delapan besar (dunia). Persaingan juga tidak mudah, ada Marcus/Kevin, Fajar/Rian dan beberapa pasangan lagi, apalagi posisinya profesional, tapi kita akan berjuang karena terakhir keputusan ada di PBSI," kata Ahsan saat ditemui di Indonesia Kaya, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga: Ahsan/Hendra Dapat Apresiasi Luar Biasa Setiba di Tanah Air

Meski terbilang berat, Ahsan/Hendra mengaku akan tetap berjuang untuk bisa merebut tiket ke Olimpiade 2020 Tokyo. Hanya saja, mereka mengatakan harus bisa menjaga kondisi fisik guna tampil maksimal dalam setiap pertandingan.

"Kita sendiri tidak mau kalah, dari segi latihan misalnya. Kita punya program laithan yang sama, jadi kita masih bisa mengimbangi. Dari program latihannya sama," ungkap Ahsan.

"Yang pasti jaga kondisi fisik yang utama teru jangan sampai cedera, supaya bisa main lebih panjang lagi," sambung Hendra.

Penghitungan poin kualifikasi Olimpiade 2020 sendiri baru dimulai di ajang New Zealand Open 2019. Dimana turnamen dengan level Super 300 itu akan berlangsung pada 30 April hingga 5 Mei mendatang.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More