Forgot Password Register

Jadi Makanan Terenak Sedunia, Ekspor Rendang Masih Terkendala

Jadi Makanan Terenak Sedunia, Ekspor Rendang Masih Terkendala Rendang (Foto:Instagram)

Pantau.com - Kuliner khas Sumatera Barat, rendang yang dinobatkan sebagai makanan terenak dunia versi CNN ini masih memiliki kendala untuk dieksporkan.

Sama halnya dengan makanan kemasan lainnya, rendang juga harus memiliki standar yang jelas agar bisa diekspor dalam jumlah besar ke berbagai negara.

"Standarisasi itu dari segi rasa, daging yang digunakan hingga teknologi pengemasan agar tahan lama," kata Heri Nofiardi, Kepala Biro Perekonomian Sumatera Barat, di Padang, Senin (9/7/2018).

Baca juga: Akhir Juli, Pemerintah RI Sambangi AS untuk Negosiasi Perang Dagang

Heri mengatakan variasi rasa rendang daging di Sumbar sangat banyak. Hampir semua nagari (desa) memiliki rasa rendang yang khas, belum lagi dihitung rendang yang menggunakan resep keluarga secara turun temurun.

Pada satu sisi, varian yang banyak itu merupakan sebuah kekayaan budaya yang patut disyukuri dan banggakan. Wisatawan yang datang bisa disuguhi beragam varian hingga tidak menjadi bosan.

Namun pada sisi lain, terutama untuk bidang industri, hal itu bisa menjadi kendala karena tidak ada standar yang jelas untuk masing-masing varian rendang itu.

Padahal untuk skala industri, hal itu sangat penting. Rendang premium, medium dan biasa harus jelas standarnya hingga konsumen bisa memilih sesuai keinginan kan kebutuhan.

Selain itu usaha rendang masih dalam skala industri kecil (UMKM) atau rumahan sehingga sulit untuk melayani pesanan dan jumlah besar.

"Bayangkan jika nanti ada pesanan dalam jumlah besar. Pesanan terpaksa dipenuhi oleh beberapa UMKM berbeda. Bisa-bisa dalam satu pengiriman, rasanya berbeda-beda hingga mengundang komplain dari konsumen," katanya.

Baca juga: Trump Berani Ancam Tarif Produk RI? Cek Nih Impor AS ke Indonesia!

Heri mengatakan standarisasi itu akan menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi Pemprov Sumbar dalam upaya mendorong perekonomian daerah.

"Rendang adalah potensi besar kita untuk ekspor, tinggal menetapkan standarisasinya. Kita akan fasilitasi pihak terkait untuk membicarakan hal ini," ungkapnya.

Rendang di Sumbar tidak hanya menggunakan daging sebagai bahan utama. Mengikuti perkembangan kuliner, rendang juga berkembang menggunakan berbagai jenis bahan lain seperti lokan (kerang), telur hingga ayam.

Berbagai jenis rendang itu salah satunya bisa didapatkan di salah satu destinasi wisata budaya Kota Payakumbuh, sekitar 180 kilometer arah Utara Kota Padang. Di lokasi itu berdiri kampung rendang yang telah menjadi salah satu ikon wisata kota tersebut.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More