Pantau Flash
Demo Besar Tuntut Pelaku Rasis di Tangkap, Sekolah di Sorong Diliburkan
Ahsan/Hendra Raih Gelar Juara Dunia 2019
Hasil MotoGP Inggris 2019: Alex Rins Terdepan, Marquez Kedua
Soal Pemindahan Ibu Kota, Kemendagri Sebut Belum Tentukan Letak Pastinya
Putin Perintahkan Kemhan Rusia Balas Uji Coba Peluru Kendali AS

Jangan Sepelekan Niat untuk Berpuasa! Ini Kata Imam 4 Mahzab

Jangan Sepelekan Niat untuk Berpuasa! Ini Kata Imam 4 Mahzab Sejumlah anak mengikuti pawai obor jelang Ramadhan 1440 H di kawasan Bojong Gede, Bogor. (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Pantau.com - "Barangsiapa yang tidak memalamkan niatnya sebelum terbitnya fajar maka tidak ada puasa baginya." (HR. Abu Daud, At-Tirmizi, An-Nasai dan Ibnu Majah).

Dengan melihat kutipan kalimat tersebut, dapat dikatakan jika tidak mengucapkan niat untuk berpuasa dikatakan tidak sah akan puasanya.

Namun, ada penjelasan dari Imam 4 mazhab. Seperti apa?

1. Mazhab Imam Hanafi

Niat puasa lebih baik dilakukan dilakukan saat terbitnya fajar, karena memang awal dimulainya menjalankan ibadah puasa selama Ramadhan.

2. Mazhab Imam Maliki

Niat puasa akan sah jika dilakukan pada malam hari atau berbarengan dengan terbitnya fajar.

Baca juga: Ini Adab bagi Non Muslim saat Ramadhan di Uni Emirat Arab

3. Mazhab Imam Syafi'i

Niat wajib hukumnya untuk seluruh puasa. Niat harus dilakukan pada malam hari. 

4. Mazhab Imam Hambali 

Pendapat ini sama dengan Imam Syafi'i, wajib niat di malam hari untuk semua jenis puasa wajib. 

Dilansir dari NUonline, Minggu (12/5/2019), pertanyaannya kemudian adalah bila sudah jelas puasa pada hari tersebut tidak sah karena pada malam harinya lupa belum berniat, maka apakah diperbolehkan bila pada hari itu orang tersebut tidak berpuasa? Toh bila pun ia berpuasa sudah jelas puasanya tidak sah.

Menurut Syekh Nawawi al-Bantani, hukum fiqih tetap mewajibkan orang tersebut berpuasa pada hari itu meskipun sudah jelas puasanya tersebut tidak sah. Tidak berhenti sampai di situ, orang tersebut juga harus mengganti (mengqadla) puasa hari tersebut di hari lain di luar bulan Ramadlan. Barangkali inilah yang dimaksud dengan “kerugian” sebagaimana disebut di atas.

Hanya karena teledor dan lalai dalam memperhatikan niat seseorang harus tetap berpuasa, namun puasanya itu dianggap tidak sah dan harus melakukan puasa ulang untuk menggantinya. Terlebih bila melihat dari sisi kemuliaan bulan Ramadhan maka jelas puasa sehari yang dilakukan di bulan Ramadhan jauh lebih bernilai dari pada puasa yang dilakukan di luar bulan Ramadhan. Ini juga menjadikan orang yang lupa niat semakin mengalami kerugian yang lebih besar.

Baca juga: Tips Bugar Jalani Puasa Ramadhan, Cek Kesehatan Wajib

Imam Qalyubi dalam kitab Hasyiyah¬-nya menyampaikan satu solusi sebagai langkah kehati-hatian. Bahwa agar puasanya orang yang lupa berniat pada malam harinya tetap sah maka dianjurkan pada malam pertama bulan Ramadhan untuk berniat akan berpuasa Ramadhan satu bulan penuh. Bila ini dilakukan maka seandainya seseorang lupa berniat pada malam tertentu puasanya akan tetap dianggap sah dan tidak ada kewajiban untuk menggantinya.

Niat yang demikian itu dapat dilakukan dengan merujuk pada apa yang diajarkan oleh Imam Maliki (Syihabuddin al-Qalyubi,Hasyiyataa Qalyubi wa ‘Umairah [Kairo: Darul Hadis, 2014], juz 2, hal. 129). Namun demikian Imam Maliki juga memberi syarat, niat berpuasa untuk satu bulan penuh itu berlaku bila puasanya tidak terputus. Bila puasanya terputus karena sakit, haid atau perjalanan maka wajib berniat kembali untuk hari-hari yang tersisa (Hasan Sulaiman Nuri dan Alwi Abas al-Maliki, hal. 377).

Adalah sebuah kenikmatan yang besar bagi kaum Muslimin di Indonesia di mana para ulamanya membudayakan niat berpuasa bersama-sama pada setiap malam hari seusai shalat tarawih berjama’aah di masjid-masjid dan mushala-mushala. Kiranya perlu dibudayakan pula niat berpuasa sebulan penuh secara bersama-sama pada malam pertama bulan Ramadhan sebagai langkah kehati-hatian sebagaimana diajarkan oleh Imam Maliki di atas. 

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Ragam

Berita Terkait: