Forgot Password Register

Jelang Pertemuan Kim-Trump, Menlu Singapura Sambangi Korea Utara

Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan. (Foto: Reuters) Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, tiba di Korea Utara jelang pertemuan bersejarah Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Balakrishnan, yang juga sempat mengunjungi AS pada awal pekan ini, akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong Ho, dan kepala Dewan Rakyat, Kim Yong Nam. Pertemuan tersebut akan berlangsung selama dua hari. 

"Apa yang kami harapkan dalam pertemuan ini sangat jelas, yaitu menurunnya eskalasi ketegangan, memperbesar potensi perdamaian, dan bagi Korea Utara sendiri untuk memperbaiki masa depan pembangunan ekonomi mereka," kata Balakrishnan.

"Saya berpendapat pertemuan di Singapura bisa menyelesaikan semua persoalan di semenanjung Korea."

Baca juga: Sebut Kim Jong Un Pengemis, Pengacara Trump Disarankan Segera Cari Peti Mati

Pada Selasa pekan depan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan menggelar pertemuan pertama antara pemimpin tertinggi kedua negara di Singapura.

Amerika Serikat dan Korea Utara menyepakati Singapura sebagai tuan rumah pertemuan bersejarah sejak bulan lalu. Gedung Putih mengatakan bahwa mereka memilih Singapura karena dinilai bisa memastikan keamanan bagi kedua belah pemimpin dan bisa menjadi tempat yang netral.

Balakrishnan juga mengatakan bahwa Amerika Serikat-lah yang menjadi pihak yang meminta Singapura menjadi tuan rumah. Singapura mempunyai hubungan diplomatik resmi dengan Korea Utara dan Amerika Serikat.

Baca juga: Komentar Tak Terduga Putin Tanggapi Pertemuan Bersejarah Kim Jong Un-Donald Trump

Negara-kota di kawasan Asia Tenggara itu juga sering dipilih menjadi kantor pusat regional bagi berbagai perusahaan multi nasional asal Amerika Serikat. Selain itu, kapal-kapal milik angkatan laut Amerika Serikat juga sering menggunakan pelabuhan di sana.

Pada tahun lalu, Singapura sempat memutus hubungan perdagangan dengan Korea Utara menyusul pengetatan sanksi oleh PBB yang menghukum negara tersebut terkait program persenjataan nuklirnya. Meski demikian, Korea Utara masih membuka kantor kedutaan kecil di Singapura.

Satu dekade yang lalu, menteri luar negeri Singapura pada saat itu, George Yeo, juga sempat menggelar kunjungan resmi ke Korea Utara. Dalam lawatannya, dia sempat mengunjungi Pelabuhan Nampo dan zona industri Kaesong.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More