Forgot Password Register

Jokowi Tak Ingin Kerjanya Direcoki Urusan Elektabilitas

Jokowi Tak Ingin Kerjanya Direcoki Urusan Elektabilitas Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ( Foto: Facebook/ PresidenJokowi)

Pantau.com - Masuki tahun politik, Presiden Joko Widodo justru tak ingin tugasnya sebagai kepala negara diganggu dengan urusan elektabilitas terkait dengan pemilu mendatang.

"Saya masih fokus konsentrasi pada pekerjaan-pekerjaan yang banyak yang belum selesai, enggak usah direcoki dengan urusan elektabilitas," kata Presiden Joko Widodo saat meninjau rencana pengembangan Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (23/4/2018).

Mantan Gubernur DKI itu, mengaku masih begitu banyak program yang sampai saat ini belum rampung. Oleh karena itu, ia meminta kesempatan agar bisa tetap berkonsentrasi pada pekerjaannya itu hingga akhir masa kerjanya rampung pada 2019.

Namun, ia tampak tersenyum saat awal ditanya terkait dengan terus melonjaknya elektabilitas dan popularitas dirinya di kalangan masyarakat.

Dalam beberapa survei dari lembaga survei nasional dapat diketahui elektabilitas Jokowi yang terus naik dibandingkan dengan elektabilitas lawan-lawan politiknya, khususnya Prabowo.

Baca juga: PDIP: Duet Jokowi-Prabowo dalam Pilpres Tak Akan Tertandingi

Survei Cyrus Network misalnya menunjukkan elektabilitas Jokowi 58,5 persen sementara Prabowo hanya 21,8 persen.

Survei serupa yang dilakukan oleh Polcomm Institute yang diumumkan Maret 2018 menunjukkan elektabilitas Jokowi lebih tinggi daripada Prabowo.

Bahkan, untuk survei yang dilakukan Litbang Kompas juga menunjukkan hasil responden yang memilih Jokowi apabila pilpres digelar saat ini mencapai 55,9 persen.

Angka itu meningkat dibandingkan dengan enam bulan sebelumnya, elektabilitas Jokowi masih 46,3 persen.

Sementara itu, potensi keterpilihan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 14,1 persen, turun dari hasil survei enam bulan lalu yang merekam angka 18,2 persen.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More