Pantau Flash
Kevin/Marcus Tantang Hendra/Ahsan di Final Indonesia Open 2019
Hendra/Ahsan Melangkah ke Final Indonesia Open 2019
Polisi Kembangkan Kasus Sabu Nunung hingga Luar Kota
Kongres Luar Biasa PSSI Digelar di Ancol 27 Juli 2019
Duterte Sebut HAM PBB Bodoh

Kacau! Sampah Plastik Ditemukan di Dasar Laut Palung Terdalam Dunia

Kacau! Sampah Plastik Ditemukan di Dasar Laut Palung Terdalam Dunia Kapal selam DSV Limiting Factor diluncurkan di atas Palung Mariana. (Foto: Five Deeps Expeditions/Tamara Stubbs)

Pantau.com - Pada penyelaman terdalam yang pernah dilakukan manusia dengan kapal selam, seorang penjelajah Amerika Serikat melihat sesuatu di dasar laut yang membuatnya sangat resah: sampah.

Melansir ABC News, Rabu (15/5/2019), Victor Vescovo, pensiunan perwira angkatan laut dan investor asal Texas, mengatakan ia melihat sampah ketika menyelam hampir 10.928 meter ke sebuah titik di Palung Mariana di Samudra Pasifik yang merupakan tempat terdalam di bumi. Ia juga melihat benda logam atau plastik, salah satunya dengan tulisan di atasnya.

"Sangat mengecewakan melihat kontaminasi manusia yang nyata di titik terdalam di lautan," katanya.

Menurut PBB, limbah plastik telah mencapai proporsi epidemi dengan sekitar 100 juta ton limbah sekarang ditemukan di lautan dunia. Analisis sebelumnya tentang hewan laut dalam kecil di Palung Mariana menemukan kedalaman lautan mengandung tingkat polusi yang tinggi.

Baca juga: Pulau Milik Australia Ini Jadi Saksi Bisu Kekejaman Sampah Aluminium

Kapal selam DSV Limiting Factor diluncurkan di atas Palung Mariana. (Foto: Five Deeps Expeditions/Tamara Stubbs)

Spesies baru ditemukan

Dalam tiga minggu terakhir, ekspedisi telah membuat empat penyelaman di Palung Mariana dengan kapal selam Vescovo, DSV Limiting Factor, mengumpulkan sampel biologis dan batuan.

Menurut Five Deeps Expedition, tim peneliti mereka mengidentifikasi setidaknya tiga spesies hewan laut baru selama seri penyelaman, yang juga menyelam ke dasar lautan India, Selatan, dan Atlantik.

Suatu jenis amphipoda ditemukan di dasar Challenger Deep, di Palung Mariana.

Di Palung Jawa, titik terdalam Samudra Hindia, para peneliti mengidentifikasi seekor binatang gelatin, yang dikenal sebagai sea squirt, yang menurut mereka tidak menyerupai apa pun yang terlihat sebelumnya.

"Jarang kita melihat sesuatu yang begitu luar biasa sehingga membuat kita tidak bisa berkata-kata," kata kepala peneliti ekspedisi Dr Alan Jamieson.

"Di antara banyak pengamatan langka dan unik lainnya, ascidean yang dikuntit itu adalah momen yang sangat penting," tambahnya.

Baca juga: Terungkap, Hanya AS yang Tak Setuju Kerangka Hukum Soal Sampah Plastik

Rekor sebelumnya terpecahkan


Gambar dari penyelaman Five Deep Expeditions ke Palung Mariana di Samudera Pasifik. (Foto: Atlantic Productions for Discovery Channel)

Vescovo adalah orang pertama yang melakukan banyak penyelaman hingga ke dasar Palung Mariana, di mana pada satu kesempatan ia menghabiskan empat jam di bawah air. Penyelaman terakhirnya 16 meter lebih dalam dari penjelajahan terdalam di palung pada tahun 1960.

"Hampir tidak bisa dilukiskan betapa bersemangatnya kami semua untuk mencapai apa yang baru saja kami lakukan," kata Vescovo saat tiba di Guam setelah penyelaman selesai.

"Kapal selam ini dan kapal induknya, bersama dengan tim ekspedisinya yang sangat berbakat, membawa teknologi kelautan ke tingkat baru yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menyelam, dengan cepat dan berulang kali, ke daerah terdalam, yang paling keras di lautan," katanya.

Pembuat film Kanada James Cameron adalah yang terakhir mengunjungi pada tahun 2012 di kapal selamnya, mencapai kedalaman 10.908 meter.

Ekspedisi pertama ke Challenger Deep dilakukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat pada tahun 1960.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Internasional

Berita Terkait: