Forgot Password Register

Kasus Chat Mesum Habib Rizieq SP3, Benarkah Ada Intervensi dari Jokowi?

 Ketua Bidang Hukum DPP PDIP Trimedya Panjaitan (Foto: Pantau.com / Dini Afrianti Efendi) Ketua Bidang Hukum DPP PDIP Trimedya Panjaitan (Foto: Pantau.com / Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Ketua Bidang Hukum DPP PDIP Trimedya Panjaitan membantah keras adanya intervensi dari Presiden Joko Widodo terhadap kasus chat mesum yang melibatkan Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein. 

"Saya kira sih enggak (ada hubungan) ya. Pak Jokowi ini kan tipe orang yang tidak bisa diintervensi seperti itu, dan beliau juga kan tipe yang mentaati proses hukum," ujar Trimedya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Menurutnya, tidak ada hubungannya SP3 kasus Rizieq dengan kesepakatan dalam pertemuan Jokowi dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 beberapa waktu lalu di Istana Bogor.

Pimpinan Komisi III DPR itu menilai, apabila nantinya benar SP3 dikeluarkan pihak kepolisian, maka hal itu semata-mata karena tidak ditemukannya bukti dan tidak memenuhi unsur pidana yang disangkakan kepada pentolan FPI itu.

"Itu kan kewenangan penegak hukum. Kita tunggu aja. Kalau mau SP3 kan harus memang tidak terbukti pidanannya, nah itu kewenangan penegak hukum dalam hal ini Polri. Kalau kami sih serahkan aja sama Polri," pungkasnya.

Baca juga: Slamet Ma'arif Klaim Kasus Chat Mesum Habib Rizieq Dihentikan

Sebelumnya diberitakan Pantau.com, Ketua PA 212 Slamet Ma'arif mengklaim, jika kasus chat mesum Rizieq dengan Firza Husein telah dihentikan dan dinyatakan SP3 oleh pihak kepolisian, lantaran tidak memenuhi unsur pidana.

Slamet mengaku mendapatkan informasi tersebut setelah ia bertemu dengan Rizieq di Mekah pada 3 Juni 2018.

"Saya dengar kemarin ketika di Mekah bisik-bisik di Istana Mekah SP3 kasus chat HRS (Habib Rizieq Shihab) sudah ada," kata Slamet ketika dikonfirmasi Pantau.com, Rabu (6/6/2018).

Share :
Komentar :

Terkait

Read More