Pantau Flash
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 3,5 Meter di Kupang
Menteri Jonan Pastikan 100 Persen Rumah Tersambung Listrik di Akhir 2020
Demo Besar Tuntut Pelaku Rasis di Tangkap, Sekolah di Sorong Diliburkan
Ahsan/Hendra Raih Gelar Juara Dunia 2019
Hasil MotoGP Inggris 2019: Alex Rins Terdepan, Marquez Kedua

Kata BI, Penukaran Uang Baru Maksimal Rp3,9 Juta per Orang

Headline
Kata BI, Penukaran Uang Baru Maksimal Rp3,9 Juta per Orang Warga melakukan penukaran uang kepada Tim Penukaran Uang Keliling Bank Indonesia (Foto: Antara/Idhad Zakaria)

Pantau.com - Bank Indonesia melayani penukaran uang di beberapa lokasi secara resmi di berbagai lokasi mulai 13 Mei hingga 1 Juni 2019. Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi mengatakan penukaran ini dibatasi maksimal sebesar Rp3,9 juta. 

"Sebetulnya tidak ada aturannya, tapi dibatasi hanya untuk supaya adil, karena khawatir disalahgunakan untuk dijual kembali jadi dibatasi Rp3,9 juta," ujarnya saat jumpa pers di Gedung BI Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019).

Lebih lanjut kata dia, ada pula paket khusus penukaran langsung sebesar Rp3,9 juta sehingga bisa lebih cepat saat menukar di lokasi penukaran. "Rp3,9 juta satu paket untuk Rp20.000 1 kepal Rp2 juta, Rp10.000 Rp1 juta, Rp5.000 Rp500 ribu. Untuk Rp2.000 dapat 2 itulah dia Rp3,9 juta," jelasnya.

Baca juga: Viral! Saldo Gopay Rp9 Jutaan Dibobol, Gara-gara Sebut OTP

"Jadi mulainya Rp20.000 ya, karena jarang ternyata yang menukar uang untuk lebaran pecahan Rp50.000 keatas" imbuhnya.

Lebih lanjut kata dia, di beberapa daerah juga ada yang menggunakan mekanisme tertentu untuk menandai masyarakat yang sudah menukar uang dengan menggunakan tinta. Namun kata dia, ketentuan ini tidak diatur dan diserahkan sesuai kondisi di lapangan.

"Tidak ada ketentuan khusus ya, itu untuk menandai saja tapi kalau yang di lapangan bisa dikontrol disesuaikan saja dengan mekanisme di lapangan," katanya.

"Hanya saja untuk besarannya dibatasi maksimal Rp3,9 juta perorang," pungkasnya.

Baca juga: Pemerintah Buka Kuota 100 Ribu CPNS di 2019, Catat Waktunya!

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: