Forgot Password Register

Kata DPR Soal RUU Terorisme yang Tak Kunjung Rampung

Gedung DPR. (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Gedung DPR. (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menyebut alasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Terorisme hingga kini belum dirampungkan lantaran pihaknya masih galau terkait memasukkan opsi politik, ideologi, dan ancaman keamanan dalam pasal.

"Kita menyepakati opsi mana yang akan dipergunakan di antara dua opsi itu yaitu opsi yang memasukkan frase motif politik, motif ideologi atau ancaman keamanan negara di dalam pasal itu, atau opsi yang tidak memasukkan frase-frase tersebut di dalam pasal batang tubuh atau menempatkannya di dalam penjelasan umum di dalam Undang-Undang terorisme yang baru nanti," ujar Arsul Sani usai Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Baca juga: Saat Bamsoet Berpantun Tentang Aksi Teror

Persoalan definisi terorisme juga yang terkadang masih diperdebatkan, padahal seharusnya persolan definisi telah diselesaikan dan memasuki proses finalisasi oleh Pansus RUU Terorisme.

"Sebetulnya sudah kita bahas hanya kemudian meninggalkan dua opsi saja. Jadi mestinya kalau rapat kita sudah tidak membahas lagi," kata Arsul.

Baca juga: Pengacara Aman Abdurrahman Anggap Tuntutan Jaksa Tidak Bijaksana

Setelah persoalan definisi disetujui, perumusan Undang-Undang dipastikan selesai, maka Tim Perumus (Timus) dan Tim Sinkronisasi (Timsin) yang kemudian akan menelusuri semua perumusan yang ada.

"Kemudian dibawa ke pleno pansus. Setelah disetujui di pleno pansus maka dibawa ke rapat paripurna DPR untuk disetujui sebagai sebuah Undang-Undang," katanya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More