Forgot Password Register

Kata Dubes Arab Saudi Soal TKI Dihukum Mati Tanpa Notifikasi

Kata Dubes Arab Saudi Soal TKI Dihukum Mati Tanpa Notifikasi Ilustrasi Hukuman Gantung (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi angkat bicara terkait kasus Tuti Tursilawati yang merupakan TKW asal Majalengka yang dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi tanpa adanya notifikasi terlebih dahulu. Menurutnya, tudingan Arab Saudi tak memberikan notifikasi lebih dulu tidak benar.

Osama mengatakan, pemerintah Arab Saudi selama ini selalu memberikan notifikasi jika ada warga negara lain menjalani eksekusi hukuman mati termasuk kepada Indonesia. Hanya saja, terkait kasus yang menimpa Tuti diirnya masih mempelajari lebih dalam soal notifikasinya.

Baca juga: Terkait Eksekusi Tuti, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Kerjasama dengan Arab Saudi

"Berkaitan notifikasi tidaklah benar, bahwa notifikasi pernah disampaikan di beberapa kasus. Namun kami masih menunggu dari pemerintahan Arab Saudi terkait kasus yang terakhir (kasus Tuti)," ujar Osama dalam jumpa persnya setelah melakukan kunjungan ke PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

Ia melanjutkan, sebenarnya tidak ada hak pemerintah Arab Saudi untuk memberikan notifikasi eksekusi mati terhadap satu keluarga warga negara. Sementara, Osama kembali menegaskan, dirinya akan melakukan konfirmasi kepada pemerintah Arab Saudi maupun Indonesia terkait apakah sebelumnya notifikasi itu sudah diberikan atau belum.

"Saya masih tunggu informasi dari pemerintahan saya apakah pemerintah sudsh terima notifikasi tersebut. Kemudian masalah tersebut pernah disinggung dan dibahas bapak menlu Saudi waktu kunjung ke Indonesia dan kita susul ke pemerintahan Indonesia apakah ada notifikasi, sampai saat ini kita masih menanti dari pihak Saudi," ungkapnya.

Baca juga: Tanpa Pemberitahuan pada Indonesia, Arab Saudi Hukum Mati TKI Asal Majalengka

Seperti diberitakan sebelumnya Tuti Tursilawati merupakan TKW asal Majalengka, yang dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi pada 29 Oktober 2018 di Thaif, Arab Saudi sebagai hukuman dalam kasus pembunuhan majikannya pada tahun 2011. 

Menurut pemerintah Indonesia eksekusi itu dilakukan tanpa ada notifikasi kepada perwakilan Pemerintah Indonesia sebelumnya. Arab Saudi memang tidak menganut kewajiban memberikan notifikasi kepada keluarga atau pemerintah terpidana hukuman mati.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More