Forgot Password Register

Headlines

Kata Jack Ma Kerja Lembur Itu Berkah, Yakin Mau Kerja di Alibaba?

Kata Jack Ma Kerja Lembur Itu Berkah, Yakin Mau Kerja di Alibaba? Pendiri Alibaba Group Jack Ma (Foto: NASGOC/Irwin Fedriansyah)

Pantau.com - Pendiri dan miliarder Alibaba Group Jack Ma membela budaya kerja lembur yang melelahkan di banyak perusahaan teknologi China, dengan menyebutkan sebagai berkah besar bagi pekerja muda.

Tokoh e-Commerce mempertimbangkan perdebatan tentang keseimbangan kehidupan kerja dan jam lembur yang diminta oleh beberapa perusahaan karena sektor ini melambat setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan yang sangat buruk.

Dalam pidatonya kepada karyawan Alibaba, Ma membela jadwal kerja industri '996', yang mengacu pada jam 9 pagi hingga jam 9 malam. hari kerja, enam hari seminggu.

"Saya pribadi berpikir bahwa bisa bekerja 996 adalah berkah yang sangat besar," katanya dalam sambutan yang diposting di akun WeChat perusahaan seperti dilansir Reuters.

Baca juga: Ramadan Sebentar Lagi, Penjualan Baju di Tanah Abang Naik 70 Persen

"Banyak perusahaan dan banyak orang tidak memiliki kesempatan untuk bekerja 996. Jika anda tidak bekerja 996 ketika Anda masih muda, kapan Anda bisa bekerja 996?," terangnya.

Masalah ini telah memicu perdebatan online dan protes pada beberapa platform pengkodean, di mana para pekerja telah bertukar contoh permintaan lembur yang berlebihan di beberapa perusahaan.

Ma, seorang mantan guru bahasa Inggris yang ikut mendirikan Alibaba pada tahun 1999 dan telah menjadi salah satu orang terkaya di Tiongkok, mengatakan ia dan karyawan awal secara teratur bekerja berjam-jam.

"Di dunia ini, semua orang menginginkan kesuksesan, menginginkan kehidupan yang menyenangkan, ingin dihormati," ungkap Ma.

"Izinkan saya bertanya kepada semua orang, jika Anda tidak menghabiskan lebih banyak waktu dan energi daripada yang lain, bagaimana Anda bisa mencapai kesuksesan yang Anda inginkan?," tambahnya.

Ma merujuk pada industri teknologi saat ini di mana sebagian orang tidak memiliki pekerjaan, atau bekerja di perusahaan untuk mencari pendapatan atau menghadapi penutupan.

"Dibandingkan dengan mereka, hingga hari ini, saya masih merasa beruntung, saya tidak menyesal (bekerja 12 jam sehari), saya tidak akan pernah mengubah bagian saya ini," katanya.

Baca juga: Ini Alasan Orang Curi Start Belanja Baju di Tanah Abang Sebelum Puasa

Bulan ini para aktivis di Microsoft's GitHub, situs penyimpanan kode online, meluncurkan sebuah proyek berjudul "996.ICU" di mana para pekerja teknologi mendaftarkan Alibaba di antara perusahaan-perusahaan yang diperingkat memiliki beberapa kondisi kerja terburuk.

Sebuah opini yang dipublikasikan di sebuah surat kabar pemerintah menyatakan bahwa 996 melanggar Hukum Perburuhan Tiongkok, yang menetapkan bahwa rata-rata jam kerja tidak dapat melebihi 40 jam seminggu.

"Menciptakan budaya perusahaan dengan 'lembur yang didorong' tidak hanya tidak akan membantu daya saing inti bisnis, tetapi juga dapat menghambat dan merusak kemampuan perusahaan untuk berinovasi," tulis penulis yang tidak disebutkan namanya itu dalam People's Daily.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More