Forgot Password Register

Kata PT KAI Soal Pemudik yang Susah Dapat Tiket Lebaran

Kata PT KAI Soal Pemudik yang Susah Dapat Tiket Lebaran Suasana Stasiun Pasar Senen (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membeberkan penyebab ludesnya tiket kereta api tambahan lebaran sebanyak 13.816 kursi dalam hitungan detik pada Senin dini hari. Menurut Senior Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (DAOP) 1 Jakarta Edi Kuswoyo, hal tersebut tak lepas dari membludaknya jaringan PT KAI, dimana ia mengklaim sebanyak 130 ribu lebih calon penumpang berebut tiket secara online.

"Penambahannya hari ini, dari DAOP 1 Jakarta itu yang dipasarkan itu untuk kereta api tambahan lebaran 13 ribu, 13 ribu seat yang mengakses ke website untuk pembelian tiket pada jam 00.00 WIB, itu kan 130 ribu lebih pastinya," ujar Edi kepada Pantau.com, Senin (16/4/2018).

Baca juga: Miris, Cerita Perjuangan Calon Pemudik Demi Berlebaran di Kampung Halaman

Edi menambahkan, bukti banyak penumpang yang berhasil memesan juga membuktikan website KAI sebenarnya mampu menampung serbuan aktivitas dari para pencari tiket secara serempak itu.

"Jadi, bukan berarti yang ada di website kereta api yang tidak bagus, tapi jaringan yang penuh," ujarnya. 

Lebih jauh Edi menjelaskan, kegagalan pemesanan tiket itu juga dapat disebabkan oleh lemahnya jaringan si calon penumpang, atau bahkan keterlambatan calon penumpang dalam mengurus data-data yang harus dimasukkan dalam website.

"Mungkin itu (yang berhasil) sebelum jam 00.00 WIB harusnya sudah menyiapkan data-data, kereta api yang diinginkan apa, jam berapa, nomer KTP, yang mau berangkat siapa. Begitu masuk jam 00.00 WIB langsung di-enter itu kan hanya kecepatan jaringan aja, kecepatan si pengguna aja," katanya.

Baca juga: Cerita Petugas Keamanan Stasiun Senen, Saksi Mata Perjuangan Pemudik

"Sementara ada penumpang lain yang baru menyiapkan ngetik-ngetik mencari-cari itu akan memakan waktu," sambungnya.

Selain itu, ego penumpang untuk tetap ingin berangkat ditanggal dan hari puncak mudik juga jadi salah satu penyebab lainnya, karena tentu permintaan banyak tapi ketersediaan kursinya juga terbatas.

"Tapi kalau untuk kereta api tertentu dan tanggal-tanggal tertentu seperti tanggal-tanggal 12,13 (Juni) itu pasti tidak mungkin dong itu bisa dapat semua. Tanggal 12,13 itu memang puncak tapi kalau tanggal 5 sampai tanggal 10 (Juni) itu kereta api tambahan masih tersedia," katanya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More