Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Kata Sri Mulyani, Warga Bergaji di Bawah Rp5 Juta Bisa Mudah Cicil Rumah

Headline
Kata Sri Mulyani, Warga Bergaji di Bawah Rp5 Juta Bisa Mudah Cicil Rumah Rumah KPR (Foto: Antara/Dedhez Anggara)

Pantau.com - Memiliki rumah adalah impian setiap orang. Bayangkan saja yang kaya saja berusaha punya rumah lebih dari satu bagaimana mereka yang masih ngontrak atau dengan ekonomi menengah.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan dengan adanya kebijakan fiskal, diharapkan masyarakat berpendapatan rendah (MBR) dapat lebih mudah mengakses pembiayaan perumahan untuk program sejuta rumah. 

"Program sejuta rumah pada APBN masuk melalui berbagai saluran seperti insentif pajak, subsidi selisih bunga, subsidi bantuan uang muka untuk masyarakat berpendapatan di bawah Rp5 juta agar bisa mulai mencicil rumah dengan bunga yang sangat rendah," ujar Menkeu pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Properti Kamar Dagang Indonesia (KADIN) di Hotel Intercontinental Jakarta pada Rabu, (18/9/2019). 

Baca juga: Antre Beli Mobil Esemka, Khofifah Puji Mobil Listrik Karya Anak ITS

Sri Mulyani menjelaskan pemerintah pun menyiapkan dana bergulir agar bank bersedia meminjamkan karena 90 persen uang yang disimpan dalam bank tersebut adalah uang pemerintah. Ia juga mengatakan dana bergulir tersebut akan dipenuhi melalui mekanisme anggaran yang baik.

"Untuk Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) kemarin dengan Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) sudah tetapkan pengurusnya. Strateginya sudah diapproved dan transisi dari Bapertarum (Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil) ke Tapera dari pemindahan aset dan lain-lain juga sudah dilakukan. Kita harap mereka sudah bisa jalan," tutupnya

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: