Forgot Password Register

Headlines

Keberatan dengan Dakwaan Jaksa, Ahmad Dhani Akan Ajukan Eksepsi

Keberatan dengan Dakwaan Jaksa, Ahmad Dhani Akan Ajukan Eksepsi Ahmad Dhani (Foto: Pantau.com / Lilis Varwati)

Pantau.com - Tak terima dengan isi dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), terdakwa Ahmad Dhani berencana mengajukan eksepsi.

Pasalnya, jaksa menyebut Dhani mengoperasikan akun Twitter sejak 2010-2014 lewat komputer di rumahnya. Setelah 2014-2017, akun @AHMADDHANIPRAST mulai dioperasikan oleh admin bernama Suryo Pratomo Bimo alias Bimo.

"Saksi Suryo Pratomo Bimo alias Bimo bekerja sebagai admin dengan bertugas mengunggah tulisan terdakwa ke akun @AHMADDHANIPRAST yang dikirim lewat nomor WhatsApp terdakwa ke nomor WhatsApp Bimo," kata JPU Dedyng Wibianto saat persidangan di PN Jaksel, Senin (16/4/2018). 

Sementara itu, dari tiga cuitan Dhani yang menjadi dasar pelaporan diunggah oleh Bimo pada Februari hingga Maret 2017. Unggahan tersebut diantaranya sebagai berikut: 

'Yang menistakan agama si Ahok, yang diadili KH Ma'ruf Amin'

'Siapa saja yang mendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya'

'Sila pertama ke-Tuhanan yang Maha Esa, penista agama jadi Gubernur DKI, kalian waras?

Baca juga: Hadiri Sidang Perdana, Ahmad Dhani: Persiapan Nggak Ada, Ini Enteng

Namun isi dakwaan tersebut dinilai memiliki titik lemah oleh kuasa hukum Dhani, Hendarsam Marantoko. Ia merasa jaksa kurang cermat dalam mengajukan dakwaan.

"Kita lihat bisa menjadi celah untuk membatalkan dakwaan," kata Hendarsam usai sidang.

Hendarsam keberatan dengan isi dakwaan yang menyebutkan bahwa ada pihak lain yang turut serta dalam postingan tersebut. Menurutnya kalau jaksa menyebut ada pihak lain seharusnya bukan hanya kliennya yang didakwakan.

"Kalau melakukan bersama-sama kenapa pihak lain tidak diikutkan juga," ucapnya.

Sementara itu, sidang musisi ternama itu rencanana akan dilanjutkan pada Senin, 23 April 2018 dengan agenda pembacaan nota pembelaan. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More